Analisis fitokimia dan penampilan polapita protein tanaman pegagan (Centella asiatia) hasil konservasi in vittro

dc.contributor.authorKristina,Natalini Nova
dc.contributor.authorKusumah, Edy Djauhari
dc.contributor.authorLailani, Putri Karina
dc.date.accessioned2026-02-24T03:28:49Z
dc.date.available2026-02-24T03:28:49Z
dc.date.issued2009-05
dc.description.abstractPegagan (Centella asiatica) merupakan salah satu tanaman obat yang digunakan untuk mentasi pikun dan juga sebagai bahan industri farmasi, kosmetika, suplemen makanan dan minuma. Tanaman ini telah dikonservasi secar in vitro dan telah memasuki usia kultur lima tahun. Selama masa periode tersebut terlihat ada perubahan pada penampilan kultur. Untuk itu tanaman hasil konservasi in vitro tersebut dikeluarkan dari botol kultur dan di aklimatisasi di rumah kaca. Penelitian bertujuan untuk melihat kandungan fitokimia dan pola pita protein tanaman tersebut dibandingkan dengan tanaman induknya yang berasal dari kebun percobaan Cimanggi. Sampel daun pegagan in vitro dan yang tumbuh di lapang diekstrak untuk analisis fitokimia alkaloid, flavonoid, saponin dan triterpenoid berdasarkan metode Harbone (1987). Kadar protein ditentukan dengan menggunakan metode lowry dan pola pita protein ditentukan berdasarkan elektrophoresis dengan gel poliakrilamida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan metabolit sekunder pegagan in vitro berbeda dengan tanaman induk yang tumbuh di lapang. Pegagan asal in vitro menghasilkan tannin dan alkaloid positif (2+) saponin positif kuat (3+) serta ditemukan steroid dengan kandungan positif kuat sekali (4+). Sementara pada tanaman pegagan lapang, kandungan metabolit sekunder tannin, alkaloid dan flavonoid positif kuat (3+), saponin, tanin dan triterpenoid kuat sekali (4+), tetapi tidak ditemukan steroid. Konsentrasi protein total pada pegagan asal in vitro 17.092 µg/mL lebih tinggi dibandingkan dengan di lapang 8.559 µg/mL. Pola pita protein asal in vitro lebih tebal daripada yang di lapangan dan menunjukkan adanya 2 pita protein yang dominan dengan masing-masing bobot molekul 53,7 Kda dan 31 Kda.
dc.identifier.issn0251-0824
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/27708
dc.language.isoid
dc.publisherBalai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
dc.relation.ispartofseriesVolume 20; No. 1
dc.titleAnalisis fitokimia dan penampilan polapita protein tanaman pegagan (Centella asiatia) hasil konservasi in vittro
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
BulPentro-Analisis fitokimia -Vol. 20No. 1 2009_compressed.pdf
Size:
1.93 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: