Karakterisasi Tingkat Pengisian Gabah Pada Input Pemupukan dan Tipe Varietas Yang Berbeda

No Thumbnail Available
Date
2017-12-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Abstract
Abstrak Pengisian gabah yang tidak optimal merupakan salah satu masalah budidaya yang mampu menurunkan produksi hingga 20-30%. Pemupukan juga menjadi factor lain yang mempengaruhi pengisian gabah. Pemberian hara pupuk yang tidak tepat jenis, jumlah dan waktu aplikasi akan berpengaruh terhadap tingkat pengisian. Telah dilakukan penelitian di Rumah Kaca Kebun Penelitian BB Padi Sukamandi dengan tujuan penelitian untuk mengetahui karakter masing-masing varietas dalam pengisian gabah khususnya pada pengaruhnya terhadap input pemupukan yang dilakukan. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua kali ulangan. Faktor 1 yaitu pengelolaan hara pupuk (P) meliputi kontrol (P1), pupuk organik/kandang (P2) dan anorganik baik unsur makro (N, P, dan K) (P3) maupun unsur mikro (Zn, Cu, dan S) (P4). Sedangkan faktor 2 yaitu tipe varietas padi (V) terdiri dari varietas Inbrida Inpari 6 (V1) dan varietas Hibrida Hipa 8 (V2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Varietas Inpari 6 dan Hipa 8 sama-sama tergolong varietas dengan tipe anakan sedang namun Hipa 8 mempunyai jumlah gabah rata-rata per malai yang lebih banyak dibanding Inpari Meskipun demikian, bobot per satuan gabah tertinggi Inpari 6 masih lebih berat dibanding Hipa 8, yaitu pada interval 301-350 x 10-4 gram sebesar 22,1% gabah per malai, sedangkan gabah hampa (0-50 x 10-4 gram) dibawah 20%. Sementara pada Hipa 8, bulir gabah terberat hanya pada kisaran 251-300 x 10-4 gram per gabah sebanyak 7,8% dengan gabah hampa yang cukup tinggi yaitu sebesar 30,8% pada interval 0-50 x 10-4 gram per satuan gabah. (2) Pada Inpari 6, aplikasi pupuk NPK disertai dengan pupuk kandang diketahui dapat meningkatkan kemampuan pengisian gabah per malai. Penambahan pupuk kandang tidak menyebabkan peningkatan gabah hampa per malai, sementara itu penambahan NPK dapat menurunkan persen gabah hampa sebanyak 6% dan sebaran bobot gabah tertinggi dengan adanya pemberian pupuk NPK bergeser dari interval 251-300 x 10-4 gram pada kondisi tanpa pemupukan naik menjadi range 301-350 x 10-4 gram dengan peningkatan persentase jumlah gabah yang cukup signifikan sebesar 15,3%, dan (3) Pada Hipa 8, peningkatan kemampuan pengisian gabah dapat dilakukan dengan pemberian pupuk NPK disertai tambahan pupuk mikro Zn, Cu, dan S. Kombinasi pupuk NPK dan mikro dapat menurunkan persen gabah hampa per malai dari 32,3% menjadi 20,6%, serta meningkatkan persen jumlah gabah pada interval bobot 201-250 x 10-4 gram dari 32,5% menjadi 45,5%. Abstract Limitation on grain filling is one issue that it can lower rice production by 20-30%. Fertilization is another factor affecting grain filling. Application problem covered with type, quantity and time of application will influence the filling level. Research objectives was to determine the character of each variety in the grain filling character, especially the effect of fertilization input. The results showed that (1) Variety Inpari 6 and Hipa 8 were both classified by type of tiller number, Hipa 8 had higher number grains per panicle more than Inpari 6. Nevertheless, the highest grain weight per grain of Inpari 6 higher than Hipa 8, i.e. in the interval 301-350 x 10-4 grams of 22.1% of the grains per panicle, while unfilled grain (0-50 x 10-4 g) was below 20%. While on Hipa 8 the highest level of filled grain in the range of 251-300 x 10-4 grams per grain as much as 7.8% unfilled grain quite high at 30.8% at the interval of 0-50 x 10-4 grams per grain. (2) On Inpari 6, NPK fertilizer application accompanied by manure was recommended to improve the grain filling ability per panicle. The addition of manure does not cause an increasing unfilled grain per panicle, while the addition of NPK can reduce unfilled grain as much as 6% and the highest grain weight distribution of NPK fertilizer shifted from the interval 251-300 x 10-4 grams in conditions without fertilization rose to range 301-350 x 10-4 grams with an increased percentage by 15.3%, and (3) on Hipa 8, the improved grain filling ability can be done by giving NPK fertilizer with micro-Zn, Cu, and S. the combination of NPK fertilizers and micronutrients may decrease the percent of unfilled grains per panicle from 32.3% to 20.6%, as well as increasing the number of filled grains weight in the interval 201-250 x 10-4 grams of 32.5% to 45.5 %.
Description
10 p.; ills.; tab.
Keywords
Citation