Budi Daya Kacang Tanah di Lahan Salin

dc.contributor.authorBalai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
dc.date.accessioned2026-09-08T11:07:57Z
dc.date.available2026-09-08T11:07:57Z
dc.date.issued2019
dc.description.abstractSalinitas merupakan salah satu kendala dalam budidaya kacang tanah, terutama pada lahan pertanian di wilayah pesisir. Tingginya kadar garam, khususnya akumulasi natrium (Na), dapat mengganggu aktivitas fisiologis tanaman, fotosintesis, metabolisme, dan integritas membran sel sehingga menghambat pertumbuhan serta menurunkan hasil. Kacang tanah memiliki batas kritis salinitas sekitar 3,2 dS/m, dengan peningkatan salinitas dapat menyebabkan penurunan hasil. Namun, beberapa varietas seperti Hypoma 2 dan Domba masih mampu tumbuh dan menghasilkan polong pada kondisi lahan dengan salinitas tinggi.
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31902
dc.language.isoid
dc.publisherBalai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
dc.subjectA Agriculture/Pertanian::A50 Agricultural research/Penelitian Pertanian
dc.subjectF Plant production/Produksi Tanaman::F01 Crop Husbandry/Pertanaman
dc.titleBudi Daya Kacang Tanah di Lahan Salin
dc.typeBook
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Budi Daya Kacang Tanah di Lahan Salin.pdf
Size:
18.58 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: