Pengaruh Lama Pendiaman Santan, Cara Penyaringan dan Lama Penyimpanan Terhadap Mutu Virgin Coconut Oil (VCO)
Loading...
Date
2009-12
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian Dan Pengembangan Perkebunan
Abstract
Virgin Coconut Oil (VCO), merupakan produk yang pengolahannya tanpa penambahan bahan makanan tambahan sehingga dikategorikan sebagai produk alami. Sejak tahun 2003 produk ini dikenal konsumen karena sangat bermanfaat untuk kesehatan, karena itu harganya cukup mahal sehingga bermunculan berbagai cara pengolahan. Oleh karena itu pada tahun 2004, telah dilakukan penelitian untuk mencari cara pengolahan yang praktis untuk tingkat petani, antara lain pengujian lama pendiaman santan (3 jam dan 12 jam), cara penyaringan VCO (menggunakan kertas saring 42 mess, kain saring dan hanya didiamkan 3 hari), selanjutnya VCO diamati selama penyimpanan 0 bulan, 2 bulan, 4 bulan dan 6 bulan. Pengamatan dilakukan terhadap kadar air, asam lemak bebas dan bilangan peroksida. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kadar air dipengaruhi oleh lama penyimpanan dan interaksi lama pendiaman santan, cara penyaringan dan lama penyimpanan VCO. Asam lemak bebas tidak dipengaruhi oleh semua perlakuan, sedangkan bilangan peroksida dipengaruhi lama penyimpanan. Kadar air VCO dari 0-6 bulan penyimpanan berkisar 0.07-0.13%, asam lemak bebas berkisar 0.17-0.23% dan bilangan peroksida berkisar 0.19-3.02 meq/kg minyak. Kisaran kadar air, asam lemak bebas maupun bilangan peroksida, masih memenuhi standar yang ditetapkan Asian Pasific Coconut Community (APCC), yaitu kadar air berkisar 0.1-0.5%, asam lemak bebas maksimum 0.5% dan bilangan peroksida maksimum 3 meq/kg. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka pengolahan VCO dengan menerapkan cara pengolahan yang dilakukan, tetap menghasilkan VCO yang memenuhi standar yang ditetapkan APCC.