REZEKI MERUPAKAN KARUNIA ILLAHI MANFAATKANLAH DIJALAN YANG BENAR : Warta balittro No. 53 Tahun 2006
No Thumbnail Available
Date
2006-12-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Pada saat kita dalam kandungan Ibu, maka tiga hal telah
ditetapkan Allah SWT: mati, rezeki
dan jodoh. Ketiga hal ini merupakan rahasia Allah SWT dan
tersimpan dalam Lauhul Mahfuz.
Kita coba telaah salalt satu dari
ketiga rahasia Allah SWT tersebut,
yakni rezeki. Rezeki seseorang
telah ditetapkan oleh Allah SWТ,
baik rezeki yang halal maupun
yang haram. Timbul pertanyaan:
"Kenapa saya harus dihisab atas
rezeki yang haram, sedangkan
Allah telah menetapkannya untuk
saya?". Jawabannya adalah, Allah
SWT memberikan kemampuan
manusia untuk memilih rezeki
halal atau haram, sedangkan orangorang yang beriman tidak akan
menjulurkan tangannya meraih rezeki yang haram. Jika ia dalam
kesusahan, maka dia akan tetap
bersabar dan selalu berusaha
(ikhtiar) untuk meraih rezeki yang
halal. "Wahai manusia, makanlah
oleh kalian apa saja yang halal
dan baik yang terdapat dibumi"
(Qs. Al-Baqarah [2]: 168). Jika
hari ini kita ditakdirkan memperoleh rezeki 100 ribu rupiah.
maka ada tiga kemungkinan yang
akan terjadi: 1) Kita mencopet,
maka kita akan memperoleh 100
ribu dan dosa, 2) Kita bekerja
secara halal, maka kita akan
memperoleh 100 ribu dan pahala.
3) Kita duduk saja dirumah dan
tiba-tiba saudara kita datang
memberikan 100 ribu, maka kita
akan memperoleh 100 ribu serta
tanpa pahala dan dosa.