Penggunaan Oleoresin Rempahdalam Industri 303-309
| dc.contributor.author | Ma'mun dan Shinta Suhirma | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-08T04:45:11Z | |
| dc.date.available | 2026-09-08T04:45:11Z | |
| dc.date.issued | 2016-12-01 | |
| dc.description.abstract | Rempah-rempah merupakan bahan yang berasal dari tumbuhan yang biasa digunakan sebagai bahan pemberi cita-rasa atau penyedap (flavor) dalam pengolahanmakanan, minuman, rokok dan dalam kosmetik. Indonesia merupakan salah satu penghasil utama rempah-rempah di dunia antara lain cengkeh, lada (merica), biji pala, kayumanis, kapolaga, jahe, kunyit, serai dapur, adas, ketumbar, jintan, bawang dan lainlain. Bentuk terkonsentrasi atau intisari dari rempah-rempah disebut oleoresin, yang dibuat dengan proses ekstraksi menggunakan pelarut organik sehingga dalam dosis kecil. Penggunaan oleorein rempah-rempah dalam industri biasanya dalam bentuk dispersed spice, fat based spice dan encapsulated spice. Perkembang indutri makanan, minuman, kosmetik, farmasi dan lainnya merupakan peluang bagi Indonesia untuk mendapatkan nilai tambah dari pengolahan rempah-rempah menjadi oleoresin. Kata kunci : oleoresin, rempah. | |
| dc.identifier.isbn | 978-602-344-111-2 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31887 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Badan Penelitian dan Pertanian | |
| dc.title | Penggunaan Oleoresin Rempahdalam Industri 303-309 | |
| dc.type | Article |