Pengembangan Tanaman Sela di Bawah Tegakan Tanaman Tahunan
Loading...
Date
2011-12-16
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Abstract
Permasalahan dalam peningkatan produksi pangan di Indonesia adalah kurangnya lahan garapan, terutama untuk tanaman pangan, sehingga untuk meningkatkan produksi nasional harus memanfaatkan lahan potensial yang belum dimanfaatkan, di antaranya adalah lahan di bawah tegakan tanaman perkebunan dan kehutanan. Kendala utama pada lahan semacam ini adalah rendahnya intensitas cahaya karena faktor naungan, selain kemasaman tanah yang tinggi dan ancaman kekeringan. Peningkatan produksi di lahan marjinal, termasuk lahan di bawah tegakan, dapat dicapai melalui perbaikan: (1) potensi hasil, (2) tingkat adaptasi tanaman terhadap cekaman abiotik dan biotik, serta (3) teknik budi daya berbasis pengetahuan fisiologi atau ekofisiologi tanaman. Dalam kaitan ini, penelitian di bidang fisiologi, molekuler, dan pemuliaan tanaman diharapkan mampu mendorong perakitan IPTEK yang berkaitan dengan penanganan lahan marjinal dan mendukung pemulia tanaman dalam perbaikan tanaman untuk dikembangkan di lahan marjinal, termasuk lahan di bawah tegakan. Beberapa penelitian menunjukkan tanaman pangan yang mempunyai Sopandie dan Trikoesoemaningtyas: Pengembangan Tanaman Sela 169 potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman sela meliputi padi gogo, kedelai, talas, iles-iles, dan kacang-kacangan. Evaluasi intensif di lapang baru dilakukan terhadap padi gogo, kedelai, dan talas
Description
Buletin Iptek Tanaman Pangan sudah memasuki tahun keenam. Dalam kurun waktu yang relatif singkat ini buletin Iptek Tanaman Pangan telah mengalami beberapa kemajuan, di antaranya mendapat pengakuan sebagai publikasi ilmiah nasional yang terakreditasi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Tulisan yang terbit pun beragam antarnomor, mengikuti masalah aktual yang terjadi untuk menjadi bahan pertimbangan bagi penentu kebijakan dalam mencarikan jalan pemecahannya.