Pengaruh Beberapa Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Pertumbuhan Akar Setek Lada
Loading...
Date
1992-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri
Abstract
Untuk meningkatkan perakaran setek sulur panjat lada, te-lah diuji beberapa zat pengatur tumbuh, di Sub Balittro Natar dari bulan Maret sampai Juni 1991. Zat pengatur tumbuh yang diuji adalah sebagai berikut: 1) air suling (kontrol), 2) 2 000 ppm IBA, 3) campuran indole 3- butirat dengan naftalen asetamida (INA)-dioles, 4) 50% air kelapa (direndam 4 jam), 5) 25 % air kelapa (direndam 2 jam), 6) 25 % air kelapa (rendam 6 jam), 7) 7 000 ppm N-aromatik (rendam 50 menit), 8) 20 000 ppm N-aromatik (celup cepat), 9) 500 ppm N-aromatik (direndam 24 jam). INA adalah campuran 0.067 % naftalen asetamida (NAD) +0.013%2 metil-1-NAD +0.033 % 2 metil-1- naftalen asetat + 0.057 % indol 3 butirat + tiram. Senyawa N-aromatik adalah campuran 0.2 % sodium orthofenolat + 0.3% sodium para nitrofenolat + 0.1% sodium 5-nitroguaiacolat + 0.05 % sodium 2.4-dinitrofenolat Rancangan percobaan yang digunakan adalah acak kelompok, dengan dua ulangan dan 15 setek tiap perlakuan. Parameter yang diamati adalah jumlah setek yang berakar, jumlah dan panjang akar utama, kerimbunan akar, jumlah akar pada setiap buku. Percobaan dilakukan di rumah atap KP. Natar (Lampung) dengan kondisi lingkungan: suhu maximum/minimum 32/22°C, dan kelembaban udara 60-80%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pengaruh semua zat pengatur tumbuh yang diuji secara statistik tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan perkembangan akar. Zat pengatur tumbuh yang pengaruhnya cenderung lebih baik dari pada air suling (kontrol) adalah 7 000 ppm N-aromatik, INA dan 25% air kelapa.