Dinamika Budi Daya Ubikayu
| dc.contributor.author | J. Wargiono Et al. | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-19T07:44:35Z | |
| dc.date.available | 2026-09-19T07:44:35Z | |
| dc.date.issued | 2009 | |
| dc.description.abstract | Peningkatan produksi ubikayu nasional untuk memenuhi kenaikan permintaan bahan baku industri dan pangan (sebesar 5–7% per tahun) menghadapi kendala utama berupa fluktuasi dan penurunan luas panen akibat konversi lahan, khususnya di Jawa. Oleh karena itu, strategi pengembangan diarahkan pada ekstensifikasi—terutama pemanfaatan 0,9 juta ha lahan tidur padang alang-alang di wilayah beriklim basah seperti Sumatera dan Kalimantan—serta intensifikasi berbasis teknologi adaptif untuk meningkatkan produktivitas dari tingkat subsisten (10–15 t/ha) menuju usahatani komersial (20–30 t/ha). Penerapan pola tanam yang fleksibel, seperti tumpangsari dan pergiliran tanaman, terbukti mampu meningkatkan efisiensi penggunaan lahan (LER 1,6–2,1), menekan risiko gagal panen, serta efisien dalam penggunaan pupuk. Untuk menjamin keberlanjutan pasokan bahan baku industri (seperti tapioka, bioetanol, dan gula cair) sekaligus menstabilkan harga ubi segar di tingkat petani (Rp300–350/kg), pengembangan kawasan usahatani perlu diintegrasikan secara sinergis dengan industri pengolahan regional serta pengelolaan tanaman terpadu. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/32732 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan | |
| dc.relation.ispartofseries | Inovasi Teknologi dan Kebijakan Pengembangan Ubikayu | |
| dc.subject | F Plant production/Produksi Tanaman::F01 Crop Husbandry/Pertanaman | |
| dc.subject | F Plant production/Produksi Tanaman::F03 Seed production/Produksi dan Perlakuan terhadap Biji dan Benih | |
| dc.subject | F Plant production/Produksi Tanaman::F08 Cropping patterns and systems/Pola Tanam dan Sistem Penanaman | |
| dc.title | Dinamika Budi Daya Ubikayu | |
| dc.type | Article |