Derajat Hari Pertumbuhan
| dc.contributor.author | Suciantini | |
| dc.contributor.author | Pramudia, Aris | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-30T04:15:41Z | |
| dc.date.available | 2026-03-30T04:15:41Z | |
| dc.date.issued | 2021-01-01 | |
| dc.description.abstract | Mungkin pernah muncul pertanyaan pada diri kita atau orang lain, mengapa waktu panen satu jenis tanaman bisa berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya, terutama yang memiliki kegian berbeda? Mengapa di dataran gi membutuhkan waktu panen yang lebih lama dibandingkan dengan dataran rendah? Ada yang menjawab, mungkin saja karena varietas yang digunakan berbeda, sehingga meskipun memiliki waktu tanam yang sama namun mendapatkan waktu panen yang menjadi berbeda. Atau bisa juga karena berbagai faktor, semisal hama penyakit tanaman, kesuburan tanah dan jenis tanah, atau toposekuens. Namun demikian, ternyata ada satu faktor penyang mempengaruhi terhadap waktu panen, sehingga umur tanaman di satu tempat yang berbeda kegian dapat berbeda, meskipun faktor yang lain dianggap sama. Faktor tersebut adalah derajat tumbuh harian yang dihitung dalam satuan panas (heat unit) atau derajat hari pertumbuhan (growing degree days). Derajat hari pertumbuhan (growing degree days, GDD) (Grigorieva, 2020; Grigorieva, Matzarakis dan de Freitas, 2010) atau indeks panas (heat unit, HU) (Lemos, Salomão, de Siqueira, Pereira, dan Cecon, 2018), yaitu konsep yang mengakumulasikan selisih antara suhu udara rata-rata harian dengan suhu dasar tanaman dimulai sejak awal pertumbuhan tanaman hingga panen atau awal dari suatu fase perkembangan tanaman hingga akhir fase tersebut yang ditandai dengan tercapainya nilai kumuladerajat panas yang dibutuhkan pada saat panen atau akhir fase perkembangan tanaman (Gartska, 1964; Griffith, 1985). Derajat Hari Pertumbuhan merupakan perhitungan integral dari keragaman suhu sebagai fungsi waktu harian. Fungsi ini berkaitan dengan nilai batas bawah suhu udara (suhu dasar) bagi organisme tanaman atau hewan tertentu (Grigorieva, 2020; Sangameshwari, Kumarimanimuthu, dan Ganapathy, 2019; Wikipedia, 2020). | |
| dc.identifier.issn | 1907-8773 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/29007 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi | |
| dc.relation.ispartofseries | Volume 16; Nomor 1 | |
| dc.subject | F Plant production/Produksi Tanaman::F62 Plant physiology - Growth and development/Fisiologi tanaman – pertumbuhan dan perkembangan | |
| dc.subject | P Natural resources/Sumber Daya Alam::P40 Meteorology and climatology/Cuaca dan Iklim | |
| dc.title | Derajat Hari Pertumbuhan | |
| dc.type | Article |