Menata Jaringan Irigasi Mempercepat Swasembada Pangan

dc.contributor.authorAndi Amran Sulaiman
dc.contributor.authorBudi Indra Setiawan
dc.contributor.authorKasdi Subagyono
dc.contributor.authorPopi Rejekiningrum
dc.contributor.authorBudi Kartiwa
dc.contributor.authorFoyya Yusufu Aquino
dc.contributor.authorYayan Apriyana
dc.contributor.authorHanhan Ahmad Sofiyuddin
dc.contributor.authorAni Andayani
dc.date.accessioned2026-03-26T09:04:31Z
dc.date.available2026-03-26T09:04:31Z
dc.date.issued2018
dc.description.abstractSalah satu kunci sukses peningkatan produksi pangan adalah peningkatan luas areal tanam atau luas panen yang sangat bergantung pada ketersediaan air irigasi, terutama pada lahan sawah. Data menunjukkan, lahan sawah irigasi menyumbang sekitar 86% produksi beras nasional. Selain dari hujan, keteresediaan air bagi tanaman ditentukan oleh kinerja jaringan irigasi dan sumber daya air. Oleh sebab itu, sejak Indonesia merdeka pemerintah berupaya membangun jaringan irigasi. Kemudian, pengembangan jaringan irigasi semakin digalakkan sejak awal Program Bimas pada tahun 1970-an.
dc.identifier.isbn978-602-344-220-01
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/28953
dc.language.isoid
dc.publisherIAARD PRESS
dc.titleMenata Jaringan Irigasi Mempercepat Swasembada Pangan
dc.typeBook
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
MenatajaringanIrigasi_final_lr.pdf
Size:
1.44 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:
Collections