Strategi sinergitas penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari : Laporan Proyek Perubahan

Loading...
Thumbnail Image
Date
2023
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BBPMKP
Abstract
Tugas dan fungsi Polbangtan Manokwari sebagaimana tertuang dalam Statuta Polbangtan Manokwari sebagaimana dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 32 Tahun 2020 dan Permentan Nomor 25/Permentan/OT.020/5/2018 Tahun 2018 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Politeknik Pembangunan Pertanian. Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan). Pasal 2 Permentan No 25 Tahun 2018 menyatakan Polbangtan mempunyai tugas menyelenggarakan pendidikan vokasi, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang pertanian. Sedangkan dipasal 3 menyebutkan Polbangtan menyelenggarakan11 fungsi. Berdasarakan Tugas dan Fungsi Polbangtan Manokwari terdapat 4 isu strategis yang menjadi perhatian utama yaitu Belum optimalnya dampak hasil penelitian dan PkM dosen bgi masyarakat; Kurangnya sarana prasarana pembelajaran; Belum optimalnya pelayanan kegiatan pendidikan dan pengajaran.; Belum efektif Pembinaan kemahasiswaan. Dari keempat isu tersebut kemudian dilakukan penilaian isu strategis yang paling mendesak untuk diselesaikan dengan menggunakan metode Urgensi, Seriousness, Gwowth (USG). Berdasarkan analisis USG, belum optimalnya dampak hasil penelitian dan PkM dosen bagi masyarakat merupakan isu utama di Polbangtan Manokwari. Tujuan dari proyek perubahan ini adalah meningkatkan kinerja penelitian dan PkM oleh Dosen Polbangtan bagi masyarakat sehingga sesuai dengan kriteria capaian kinerja penelitian dan PkM berdasarkan SN Dikti dan penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Output (keluaran) dari proyek perubahan adalah: 1. Revisi Rencana Induk Penelitiandan PkM sesuai SNDikti dan BAN PT 2. Revisi Petunjuk Teknis Peneltian dan PkM sesuai SNDikti dan BANPT 3. Workshop peningkatan kompetensi Dosen dalam rangka menyiapkan bahan diseminasi berupa jurnal berdampak dan HAKI. 4. Kampung sebagai pilot project Sinergitas Penelitian dan PkM dengan branding Program Sinergitas Kampus Membangun Kampung (PRO SIKAMPUNG) 5. Penambahan Fitur Program Sinergitas Penelitian dan PkM dengan brandingPRO SIKAMPUNG di website Polbangtan Manokwari. Outcome (manfaat), baik bagi unit organisasi project leader yakni Polbangtan Manokwari, maupun pihak lainnya khususnya masyarakat dan Pemerintah Daerah. Adapun manfaat tersebut adalah bagi Polbangtan tercapainya standar penelitian dan PkM sehingga dapat meningkatkan akreditasi prodi dan institusi Bagi Masyarakat dan Pemerintah Daerah adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan melalui peningkatan produksi dan nilai tambah pertanian. Solusi inovasi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah Strategi Sinergitas Penelitian dan PkM Dosen di Polbangtan Manokwari. Berdasarkan hasil pelaksanaan proyek perubahan, capaian tahapan jangka pendek (2 bulan) tercapai semua dan 1 kegiatan pada tahap jangka menengah dapat diselesaikan pada jangka pendek. Capaian tersebut adalah 1. Pembentukan Tim Efektif 2. Revisi Roadmap atau Rencana Induk Penelitian dan PkM sesuai SNDikti dan Juklak penelitian dan PkM 3. Mapping Dosen (pendidikan, penelitian, pengabdian, publikasi, sertfikat kompetensi dll) sesuai format aplikasi Sister dan Sinta Kemendikbud di Polbangtan Manokwari 4. Melaksanakan workshop peningkatan kompetensi Dosen dalam rangka menghasilkan bahan diseminasi berupa artikel jurnal berdampak dan HAKI 5. Identifikasi 2 calon model desa lokasi sinergitas penelitian dan PkM 6. Launching sinergitas penelitian dan PkM dengan branding Program Sinergitas Kampus Membangun Kampung (PRO SIKAMPUNG) 7. Penambahan Fitur sinergitas penelitian dan PkM dengan branding PRO SIKAMPUNG di website Polbangtan Manokwari Tim Efektif terdiri dari Project Leader dan anggota tim yang merupakan Wadir I, Bagian Umum, koordinator, subkoordinator, Kepala UPPM, Kepala UPM, Ketua Jurusan, Ketua Prodi, dosen dan staf di Polbangtan Manokwari. Dalam meningkatkan kinerja penelitian dan PkM Dosen Polbangtan Manokwari salah satu kunci keberhasilan capaian tahapan jangka pendek adalah adanya kerja sama yang baik antara stakeholder baik stakeholder internal maupun eksternal. Strategi marketing yang dipakai pada proyek perubahan ini adalah strategi marketing Product, Price, Promotion, Place, dan Customer (4P 1C). Dalam melaksanakan proyek perubahan, dilakukan identifikasi kendala/hambatan dan potensi resiko sehingga solusi atas hambatan dapat diantisipasi dan meminimalisir resiko. Mata pelatihan pendukung proyek perubahan dipilih 3 mata pelatihan yaitu terkait Pengenalan Inklusi Gender dan Sosial (GEDSI), Mengaktifkan Transformasi Digital pada Sektor Pemerintahan dan Korupsi, ketiganya dirancang memberikan maanfaat bagi proyek perubahan. Berdasarkan penilaian mentor terhadap instrumen Pemetaan Sikap dan perilaku, ada 2 sub komponen yang masih perlu ditingkatkan yaitu pada kerjasama eksternal dan adaptabilitas. Telah dilakukan partisipasi aktif kegiatan seminar, workshop, kerjasama pihal lain studi literatur serta kegiatan relevan penyusunan dokumen evaluasi perguruan tinggi kedinasan dan refocusing anggaran dalam rangka perubahan program pembangunan pertanian.
Description
Keywords
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM);Dosen;Penelitian;Program PRO SIKAMPUNG;Program Sinergitas Kampus Membangun Kampung (PRO SIKAMPUNG);Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari;Laporan Proyek Perubahan;Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN);PKN Tk.II/25/2023;
Citation