Analisis Mutu Produk Hasil Praktik Siswa APHP dan Jajanan yang di Jual di Kantin SMKPP Banjarbaru Menggunakan Parameter Uji Warna dan Uji Logam Natrium (NA) di Lab Aneka Komodi
No Thumbnail Available
Date
2025-12-05
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru
Abstract
Laporan ini memaparkan hasil analisis mutu pangan yang dilakukan selama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan di Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Banjarbaru, khususnya di Laboratorium Aneka Komoditi. Fokus utama penelitian ini adalah pengujian keamanan pangan pada produk hasil praktik siswa Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) serta jajanan yang dijual di kantin SMK-PP Negeri Banjarbaru. Penulis menggunakan dua parameter uji krusial, yaitu identifikasi zat warna (pewarna sintetis) dan uji kadar logam Natrium (Na), guna memastikan produk-produk tersebut memenuhi standar keamanan konsumsi.
Dalam prosesnya, laporan ini merinci metodologi laboratorium yang ketat, mulai dari preparasi sampel, penggunaan instrumen analisis, hingga tahap identifikasi secara kualitatif dan kuantitatif. Pengujian zat warna dilakukan untuk mendeteksi keberadaan pewarna tekstil atau pewarna non-pangan yang dilarang, sementara uji logam Natrium bertujuan untuk mengukur kadar garam atau pengawet tertentu yang jika dikonsumsi berlebih dapat berdampak pada kesehatan. Melalui kegiatan ini, penulis menunjukkan pentingnya pengawasan mutu secara berkala terhadap produk makanan di lingkungan sekolah demi melindungi kesehatan para siswa sebagai konsumen.
Secara keseluruhan, laporan ini memberikan gambaran teknis mengenai prosedur standardisasi mutu yang berlaku di lembaga pengujian profesional. Pelaksanaan PKL ini tidak hanya memperdalam keterampilan laboratorium siswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kritis mengenai pentingnya keamanan pangan pada produk olahan lokal dan jajanan sekolah. Kesimpulan dari laporan ini menekankan bahwa sinergi antara praktik pengolahan di sekolah dengan standar pengujian laboratorium sangat diperlukan untuk menjamin mutu produk yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan regulasi kesehatan yang berlaku.
Description
Laporan ini memaparkan hasil analisis mutu pangan yang dilakukan selama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan di Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Banjarbaru, khususnya di Laboratorium Aneka Komoditi. Fokus utama penelitian ini adalah pengujian keamanan pangan pada produk hasil praktik siswa Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) serta jajanan yang dijual di kantin SMK-PP Negeri Banjarbaru. Penulis menggunakan dua parameter uji krusial, yaitu identifikasi zat warna (pewarna sintetis) dan uji kadar logam Natrium (Na), guna memastikan produk-produk tersebut memenuhi standar keamanan konsumsi.
Dalam prosesnya, laporan ini merinci metodologi laboratorium yang ketat, mulai dari preparasi sampel, penggunaan instrumen analisis, hingga tahap identifikasi secara kualitatif dan kuantitatif. Pengujian zat warna dilakukan untuk mendeteksi keberadaan pewarna tekstil atau pewarna non-pangan yang dilarang, sementara uji logam Natrium bertujuan untuk mengukur kadar garam atau pengawet tertentu yang jika dikonsumsi berlebih dapat berdampak pada kesehatan. Melalui kegiatan ini, penulis menunjukkan pentingnya pengawasan mutu secara berkala terhadap produk makanan di lingkungan sekolah demi melindungi kesehatan para siswa sebagai konsumen.
Secara keseluruhan, laporan ini memberikan gambaran teknis mengenai prosedur standardisasi mutu yang berlaku di lembaga pengujian profesional. Pelaksanaan PKL ini tidak hanya memperdalam keterampilan laboratorium siswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kritis mengenai pentingnya keamanan pangan pada produk olahan lokal dan jajanan sekolah. Kesimpulan dari laporan ini menekankan bahwa sinergi antara praktik pengolahan di sekolah dengan standar pengujian laboratorium sangat diperlukan untuk menjamin mutu produk yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan regulasi kesehatan yang berlaku.