Peranan Penelitian Sosial Ekonomi dalam Pengembangan Industri Gula
Loading...
Date
1989-03-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian Agro Ekonomi
Abstract
Memuruknya situasi gula nasional hingga puncaknya pada tahun 1981 dengan lonjakan impor mencapai 0,83 juta ton atau 46 persen dari kebutuhan konsumsi mendorong pemerintah menerapkan dua kebijakan strategis sejak tahun 1975. Kebijakan tersebut meliputi pengembangan Sistem Tebu Rakyat (melalui pola TRI di Jawa-Lampung serta PIR di Kalimantan Selatan) dan peningkatan kapasitas pabrik gula melalui rehabilitasi di Jawa serta pembangunan pabrik baru di luar Jawa. Upaya ini bertujuan mencapai swasembada, mengurangi ketergantungan internasional, menaikkan pendapatan petani, memeratakan pembangunan, dan memperluas kesempatan kerja.
Meskipun produksi gula nasional melonjak lebih dari dua kali lipat dengan laju rata-rata 8,7 persen per tahun dan sempat mengantarkan Indonesia pada swasembada tahun 1984–1986, evaluasi menunjukkan adanya kendala mendasar. Peningkatan produksi total murni didorong oleh perluasan areal tanam akibat meningkatnya kebutuhan bahan baku, sementara produktivitas lahan justru merosot sekitar 3,0 persen per tahun. Penurunan produktivitas ini menghambat upaya peningkatan pendapatan petani secara relatif maupun absolut.
Selain itu, pembangunan industri gula baru di luar Jawa berjalan lambat sehingga konsentrasi industri tetap berada di Jawa, dengan kontribusi luar Jawa yang baru mencapai sekitar 15 persen akibat rendahnya produktivitas. Secara keseluruhan, berbagai tujuan strategis tersebut belum sepenuhnya tercapai karena pelaksanaan di lapangan dihadapkan pada kompleksitas masalah sosial-ekonomi di samping berbagai kendala teknis.
Description
Keywords
A Agriculture/Pertanian::A50 Agricultural research/Penelitian Pertanian, N Machinery and buildings/Mesin dan Bangunan Pertanian::N20 Agricultural machinery and equipment/Mesin-mesin dan peralatan pertanian, E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E21 Agro-industry/Agro Industri, Gula