Telaah Hasil Penelitian Ubi-ubian untuk Mendukung Peningkatan Produksi dan Pengembangan Agroindustri
No Thumbnail Available
Date
1994
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Abstract
Dengan pengembangan agroindustri diharapkan akan tercipta nilai tamтbah yang terdistribusi secara adil kepada para pelakunya, terutama para
petani yang selama ini hanya memperoleh bagian sedikit. Untuk keperluan
pemahaman masalah, sistem komoditas ubi-ubian dipilah menjadi tiga subsistem yaitu subsistem produksi, pengolahan, dan konsumsi, sedangkan
tataniaga dianggap berada di dalam dan di antara ketiga subsistem itu.
Makalah ini menguraikan karakteristik subsistem yang ideal untuk pengembangan agroindustri yang andal, serta gambarkan dan analisis keragaan
setiap subsistem yang ada dewasa ini berdasarkan telaahan atas laporan hasil
penelitian selama lima tahun terakhir. Secara teknis agronomis, subsistem
produksi yang mampu menghasilkan marketable surplus dengan kualitas yang
baik secara kontinyu sepanjang tahun sebenarnya dimungkinkan, tetapi
diperlukan insentif yang memadai bagi para petani produsen dalam bentuk
kepastian harga yang menguntungkan. Teknik pengolahan yang diperlukan
juga sudah tersedia tetapi memerlukan pengaturan yang transparan tentang
penggunaan bahan asal ubi-ubian agar dengan permintaan aktual, mатри
memberikan keuntungan yang menggairahkan bagi petani. Pengaturan yang
paling diperlukan adalah agar subsistem tataniaga berjalan efisien dan adil
sehingga menguntungkan produsen, menyajikan harga yang layak bagi konsumen, sambil tetap memelihara kelangsungan subsistem tataniaga sendiri.
Margin yang ada sudah memungkinkan tetapi dibutuhkan political will yang
kuat dan pengawasan yang efektif dari pemerintah. Peraturan dan kebijakan
itu hendaknya memperhitungkan secara cermat karakteristik para pelaku
dalam setiap subsistem. Secara sederhana, pengaturan itu harus mampu
mendorong partisipasi petani produsen dalam proses pengolahan dan mendorong tanggung-jawab yang jujur dari pengolah dan pedagang terhadap
keberlanjutan subsistem produksi yang merupakan prasyarat bagi kelangsungan sistem agroindustri secara keseluruhan. Investasi, baik oleh pemerintah maupun swasta dalam penyediaan sarana dan prasarana serta dalam
pembinaan sumber daya manusia, merupakan prasyarat yang juga esensial.
Tetapi, tanpa pengaturan dan pengawasan, semuanya akan sia-sia.