Penerapan Teknologi Cara Tanam Sistem Legowo Pada Varietas Unggul Baru Inpari 31

dc.contributor.authorHaryati, Yati
dc.contributor.authorSinaga, Anna
dc.date.accessioned2026-02-10T08:53:42Z
dc.date.available2026-02-10T08:53:42Z
dc.date.issued2018-12-01
dc.description8 p.; tab.
dc.description.abstractAbstrak Salah satu upaya dalam peningkatan produksi padi sawah dilakukan melalui intensifikasi dengan perbaikan teknologi budidaya tanaman padi. Hal ini dilakukan dengan mengembangkan varietas unggul baru dan sistem tanam jajar legowo. Pengkajian dilaksanakan di Kelompok Tani Cinta Damai, Desa Cibeber I, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Kegiatan dilaksanakan pada Bulan Agustus - November 2016 pada lahan milik petani. Varietas yang digunakan Inpari 31. Pelaksanaan kegiatan dengan menerapkan Teknologi Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PTT). Perlakuan jarak tanam dengan cara tanam sistem legowo yaitu: A = Sistem legowo 2 : 1 (50 x 25 x 12,5 cm), dan B = Sistem legowo 3 : 1 (40 x 20 x 20 cm). Peubah yang diamati tinggi tanaman (30, 60 dan 90 HST), jumlah anakan (30, 60, 90 HST), panjang malai, jumlah malai per rumpun, jumlah gabah isi per malai, jumlah gabah hampa per malai dan hasil. Data dianalisis menggunakan uji t - test dengan SPSS versi 9.0 for windows. Hasil kajian menunjukkan bahwa cara tanam sistem legowo 2 : 1 pada Varietas Inpari 31 berpengaruh nyata terhadap keragaan agronomis (tinggi tanaman dan jumlah anakan) dan komponen hasil (panjang malai, jumlah malai per rumpun, jumlah gabah isi per malai dan hasil) dengan produktivitas lebih tinggi (8,50 t ha-1 GKP) dibandingkan cara tanam sistem legowo 3 : 1 (8,20 t ha-1 GKP). Abstract Variety in increasing paddy rice productions intensification is one of the to increase rice production with improvement of rice cultivation technology. Through the improvement of rice cultivacation technology by developing new varieties and jajar legowo planting system.The assessment was carried out in farmers group, Village Cibeber, Sub District Leuwiliang, District Bogor. Activity was carried in August – November 2016 on farmers land. Variety used Inpari 31. Implemtation of activities by applying Integrated Crop Management (ICM) Treatment of planting distance by planting legowo system are : A = legowo system 2 : 1 (50 x 25 x 12,5 cm), and B = legowo system 3 : 1 (40 x 20 x 20 cm). Variables observed done data collection of plant height (30, 60, 90 days apter planting), number of tiller (30, 60, 90 days apter planting), panicle length, number of panicles per hill, number of grain per panicle, amount of unhulled grain per panicle and yield. Data were analyzed using t test by using t- test using SPSS versi 9.0 for windows. The results of the study showed planting distance was legowo system 2 : 1 system on the variety of Inpari 31 had a significant effect on agronomic performance (plant height and number of tiller) and yield component (panicle length, number of panicles per hill, number of grain per panicle, amount of unhulled grain per panicle and yield) with higher productivity (8,50 t ha-1 GKP) compared to the way of palnting legowo 3 : 1 system 3 : 1 (8,20 t ha-1 GKP).
dc.identifier.isbn978-979-540-113-1
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/27629
dc.language.isoid
dc.publisherBalai Besar Penelitian Tanaman Padi
dc.titlePenerapan Teknologi Cara Tanam Sistem Legowo Pada Varietas Unggul Baru Inpari 31
dc.title.alternativeProsiding Seminar Nasional 2017: Dukungan Inovasi Teknologi Padi Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia. Buku 1
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
8. Penerapan Teknologi Cara Tanam Sistem Legowo Pada Varietas Unggul Baru Inpari 31 - Yati Haryati dan Anna Sinaga (BPTP JABAR).pdf
Size:
294.94 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: