KUNIR PUTIH (CURCUMA MANGGA val. et zyp.): AKTIVITAS ANTIJAMUR (CANDIDA ALBICANS) DAN TOKSISITAS AKUTNYA PADA TIKUS PUTIH 'ANTAN
No Thumbnail Available
Date
2002-03-28
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
aFakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta bPT Konimex Pharmaceutical Laboratories, Sanggrahan, Sukohardjo CFakultas Farmasi, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
Abstract
Kunir putih (Curcuma mangga Val. et Zyp., fam. Zingiberaceae) telah
dimanfaatkan secara luas Oleh masyarakat sebagai obat alternatif antikanker.
Laporan ilmiah yang menunjang terhadap penggunaan sebagai obat belum banyak
dilaporkan. Oleh karena itu perlu segera dilakukan penelitian aktivitas C mangga
dan dilakukan uji toksisitas akutnya untuk melihat tingkat keamanannya. Minyak
atsiri C mangga menghambat pertumbuhan Candida albicans (KHM, 10 gl/ml; KBM,
20 ul/ml), dan 4 komponen utama minyak atsiri teridentifikasi sebagai geranil
alkohol ß-mirsena (19,740/0), bisiklo 3.1.1-heptan-3-01 dan a-
pinena (1.71%). Uji toksisitas akut perasan C. mangga pada tikus putih jantan
menunjukkan harga LDso g/kg BB (LDso min.= 14,37; LDso maks.= 22,48
g/kg BB) sehingga potensi ketoksikan akutnya praktis tidak tQksik (5-15 g/kg BB)
sampai relatif kuranq berbahava 15 g/kg BB). pemeriksaan histopatholcgi
menunjukkan terjadinya kelainan pada semua organ (paru-paru, usus, hati, ginjal)
kecuali limpa.