Produktivitas dan Nilai Ekonomis Varietas Unggul Baru Padi Sawah di Kabupaten Bogor
| dc.contributor.author | Kurnia | |
| dc.contributor.author | Sunandar, Bambang | |
| dc.contributor.author | Sinaga, Anna | |
| dc.date.accessioned | 2026-05-05T02:22:18Z | |
| dc.date.available | 2026-05-05T02:22:18Z | |
| dc.date.issued | 2018-12-01 | |
| dc.description | 9 p.; tab. | |
| dc.description.abstract | Abstrak Varietas unggul baru (VUB) padi sawah yang dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian masih belum dikenal secara luas di kalangan petani. Oleh itu, untuk menderaskan diseminasi varietas tersebut di tingkat petani, perlu dilakukan kajian di lahan kelompok tani dan untuk memberikan gambaran mengenai performa pertumbuhan, produktivitas serta nilai ekonomis berbagai varietas unggul baru padi tersebut. Pengkajian VUB dilakukan pada lahan milik petani di Kelompok Tani Medal Sari, Desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Waktu pelaksanaan yaitu pada MKI mulai bulan Juni sampai dengan Oktober 2016. Lahan yang digunakan seluas 1 ha atau masing-masing 0,25 ha per varietas. Varietas unggul baru padi sawah yang digunakan dalam pengkajian adalah Inpari 30, Inpari 31, dan Inpari 32. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan empat perlakuan dan diulang sebanyak tujuh kali. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa produktivitas paling tinggi adalah Inpari 30 sebesar 7,2 ton/ha, selanjutnya Inpari 32 sebesar 6,2 t/ha, dan Ciherang sebesar 6,1 t/ha dan Inpari 31 sebesar 6,0 t/ha. Untuk analisis usahatani varietas Inpari 30 mempunyai nilai R/C paling tinggi yaitu 2,11. Abstract The new improved varieties (VUB) of rice paddy produced by IAARD are still not widely known among farmers. Therefore, to strengthen the dissemination of these varieties at the farm level, it is necessary to conduct a study on farmer group land and to provide an overview of the growth performance, productivity and economic value of the new improved varieties of rice. The VUB assessment was conducted on farmer’s land in Medal Sari Farmer Group, Cibeber Village, Leuwiliang District, Bogor Regency. The execution time is at MKI from June to October 2016. The land used is 1 ha or each 0.25 ha per varieties. New varieties of paddy rice used in the study were Inpari 30, Inpari 31, and Inpari 32. The research method used was a randomized block design with four treatments and repeated seven times. The results showed that the highest productivity was Inpari 30 of 7.2 tons/ha, then Inpari 32 was 6.2 t/ha and Ciherang was 6.1 t/ha and Inpari 31 was 6.0 t/ha. For analysis of Inpari 30 varieties, the highest R/C value is 2.11. | |
| dc.identifier.isbn | 978-979-540-114-8 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/29581 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Balai Besar Penelitian Tanaman Padi | |
| dc.title | Produktivitas dan Nilai Ekonomis Varietas Unggul Baru Padi Sawah di Kabupaten Bogor | |
| dc.title.alternative | Prosiding Seminar Nasional 2017: Dukungan Inovasi Teknologi Padi Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia. Buku 2 | |
| dc.type | Article |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- 16. Produktivitas dan Nilai Ekonomis Varietas Unggul Baru Padi Sawah di Kabupaten Bogor - Kurnia, Bambang Sunandar, Anna Sinaga.pdf
- Size:
- 289.24 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.77 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: