JENIS DAN BIOLOGI KEPIK RENDA PADA TANAMAN KUMIS KUCING
No Thumbnail Available
Date
2007-09-06
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK
Abstract
Kumis kucing (Orthosiphon aristatus (Bl.) Miq) merupakan salah satu tanaman obat yang
berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit diantaranya infeksi ginjal dan peluruh air seni.
Di lapang, tanaman ini terserang oleh serangga hama. Hama ini menyerang tanaman dengan cara mengisap cairan tanaman sehingga bekas serangannya dapat menyebabkan kematian bagian
tanaman yang diserang. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi jenis serangga perusak dan
mengetanui beberapa aspek biologinya. Identifikasi serangga dilakukan LIPI Cibinong. Penelitian aspek biologis dilakukan di laboratorium Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. Nimfanimfa yang baru menetas dari telur dipelihara secara individu pada tabung plastik dengan diberi makan pucuk daun kumis kucing yang dibalut dengan kapas basah. Penggantian makanan dilakukan bila daun sudah tidak segar lagi. Pengamatan dilakukan setiap hari. Parameter yang diamati ialah lama dan siklus hidup dan ciri dari telur, nimfa, imago, masa preoviposisi, oviposisi, keperidian dan persentase banyaknya telur yang menetas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis serangga yang menyerang tanaman kumis kucing ialah Monanthia sp. (Hemiptera: Tingidae). Lama stadia telur 8 - 12 hari. Nimfa terdiri dari 5 - 6 instar, berlangsung selama 14 - 19 hari. Imago dapat hidup sampai 69 harı. Masa preoviposisi, oviposisi, pasca oviposisi berturut-turut 1 -
7 hari, 1 - 41 hari dan 0 - 5 hari. Keperidian dari seekor imago betina 0 - 128 telur. Persentase
penetasan telur berkisar 0 - 71%. Tanaman yang terserang pucuknya layu, mengering dan daun gugur.