Dukungan Pembiayaan Bagi Percepatan Pengembangan Pertanian Organik 43-50
| dc.contributor.author | Agus Wahyudi dan Suci Wulandari | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-03T04:48:04Z | |
| dc.date.available | 2026-09-03T04:48:04Z | |
| dc.date.issued | 2014-06-01 | |
| dc.description.abstract | Pertanian organik membutuhkan investasi yang relatif besar, Hal ini dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhan atas: biaya pengembangan lahan, biaya tambahan tenaga kerja, biaya transisi, biaya transfer pengetahuan, blaya pengolahan input organik, biaya sertifikasi, dan biaya promosi. Permasalahan dalam pembiayaan pertanian organik adalah: skema pembiayaan yang ada lebih banyak untuk membiayai usaha budidaya dan memisahkan serangkaian kegiatan lainnya pada rantai nilai komoditas, tingginya risiko usaha, dan belum tercapainya skala ekonomi usaha. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan strategi dalam bidang pembiayaan yang dapat mempercepat pengembangan pertanian organik, antara lain dengan meningkatkan akses terhadap sumber pembiayaan. Beberapa sumber pembiayaan yang dapat digunakan dalam pembiayaan pertanian organik adalah: pembiayaan kredit usaha, dana corporate social responsibility antara lain Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan, dan trust fund. Kata kunci: pertanian organik, pembiayaan, dukungan fasilitas | |
| dc.identifier.issn | 978-602-344-008-5 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31627 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian | |
| dc.title | Dukungan Pembiayaan Bagi Percepatan Pengembangan Pertanian Organik 43-50 | |
| dc.type | Article |