Pemanfaatan Limbah Padi untuk Industri
| dc.contributor.author | Budi Tangendjaja | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-20T16:17:23Z | |
| dc.date.available | 2026-07-20T16:17:23Z | |
| dc.date.issued | 1991 | |
| dc.description.abstract | Pemanfaatan limbah padi di Indonesia sudah banyak dilakukan, terutama untuk bidang pertanian, seperti dedak padi untuk makanan ternak, sekam padi untuk alas kandang ayam (litter), dan jerami padi untuk makanan ternak ruminansia atau media penanaman jamur. Pemanfaatannya untuk bidang industri masih terbatas, padahal beberapa sifat yang ada dalam limbah tersebut, baik sifat fisik ataupun kimia, dapat dimanfaatkan lebih lanjut untuk bidang industri. Beberapa kendala yang umum dijumpai dalam memanfaatkan limbah padi adalah sifatnya yang kamba (bulky) dan tersebar di berbagai tempat. Hal ini mengakibatkan mahalnya biaya transportasi dan pengumpulan. Sebagai contoh, biaya pengumpulan jerami cukup mahal dibandingkan nilai yang ada pada jerami itu sendiri. Pemanfaatan minyak dalam dedak padi menghadapi kendala lamanya pengumpulan dari penggilingan padi yang berskala kecil dan tersebar di desa-desa. Lamanya pengumpulan ini mengakibatkan proses hidrolisis minyak sulit untuk dicegah dan dedak padi menjadi tidak layak lagi untuk diekstrak minyaknya sebagai minyak makan. Meskipun masih dijumpai banyak kendala tetapi potensi pemanfaatan limbah padi masih sangat besar. Masih banyak penelitian yang harus dikerjakan agar dapat diciptakan teknologi yang mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30369 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan | |
| dc.title | Pemanfaatan Limbah Padi untuk Industri | |
| dc.type | Article |