PENGGUNAAN MICROWAVE DALAM SINTESIS SENYAWA TURUNAN MINYAK ATSIRI

No Thumbnail Available
Date
2007-09-06
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK
Abstract
Sejalan dengan keberhasilan pengembangan instrumentasi secara komersial, pemanfaatan microwave semakin berkembang termasuk di dalam proses yang memerlukan sintesis kimia. Berbagai bidarg industrı yang telah menerapkan penggunąan microwave diantaranya bidang farmasi, kimia, dan bioteknologi. Keunggulan penggunaan microwave dibandingkan dengan pemanasan konvensional yaitu dapat mempercepat proses, rendemen hasil tinggi, dan meningkatkan kemurnian produk. Senyawa turunan minyak atsiri secara komersial memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dibandingkan dengan senyawa atsiri aslinya, karena penggunaannya lebih luas. Senyawa turunan minyak atsiri yang telah berhasil disintesis dengan menggunakan teknologi microwave diantaranya isoeugenol, isosafrol, dan vanillin. Dari hasil penelitian sintesis beberapa senyawa turunan minyak atsiri menunjukkan bahwa penggunaan teknologi microwave menghasilkan waktu proses yang jauh lebih singkat dibandingkan dengan cara konvensional untuk menghasilkan rendemen yang setara.
Description
Keywords
Citation