Tanggap Keparahan Penyakit Padi Pada Fenotipe Varietas Padi Yang Berbeda Di Kebun Percobaan Sukamandi Musim Tanam 2016
No Thumbnail Available
Date
2018-12-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Abstract
Abstrak
Berbagai varietas padi ditanam di lahan sawah Kebun Percobaan Sukamandi, Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, termasuk di antaranya Ciherang, Batutegi, dan Hibrida Mapan. Respon ketahanan tiap varietas terhadap penyakit yang berkembang sangat beragam. Monitoring perkembangan penyakit penting dilakukan baik pada musim hujan maupun musim kemarau untuk mengetahui tingkat ketahanan suatu varietas. Informasi ini berfungsi sebagai database yang dapat dimanfaatkan oleh petani dan pengguna lain dalam mendukung peningkatan produksi padi. Penelitian dilakukan pada musim hujan dan musim kemarau tahun 2016 dengan teknik sampling acak bertingkat (stratified random sampling). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ditemukan lebih banyak penyakit yang berkembang pada musim hujan,, sedangkan pada musim kemarau perkembangan hanya terbatas pada penyakit tertentu. Tipe varietas padi pendek anak banyak seperti Ciherang, umumnya mendapat gangguan penyakit lebih parah. Faktor lingkungan terutama suhu dan kelembapan yang tinggi, didukung oleh curah hujan dan angin kencang menyebabkan penyakit berkembang baik dengan kategori parah. Pemilihan varietas yang sesuai dan waktu tanam yang tepat menjadi modal dasar teknik pengendalian penyakit tanaman padi yang dapat dikombinasikan dengan cara pengendalian yang lain.
Abstract
Various rice varieties were grown at ICRR field station including Ciherang, Batutegi, and Mapan hybrids. Response of each variety resistance to the disease is varied. Monitoring of the important rice diseases growth has been done in the rainy season and dry season of 2016. Sampling technique was done by stratified random sampling. Based of the observations indicated`that during the rainy season more diseases were grown, while in the dry season the growth was limited to certain diseases. Rice varities which have many tillers and perform higher morphological character of standing crop such as Ciherang, generally got more severe disease. Physical environmental factors particularly high temperatures and humidity, supported by rainfall and strong winds led to the disease grow very well with severe categories. Selection of adaptable varieties and accurate planting time would be a basis for development of plant disease control techniques which can be combined with other control methods.
Description
10 p.; ills.; tab.