Potensi dan Kebutuhan Alat-alat Mekanisasi Pengolahan Tanah di Sulawesi Selatan
Loading...
Date
1984-01-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian Agro-Ekonomi
Abstract
Dari 539.118 ha lahan sawah yang ada di Sulawesi Selatan, setiap tahun terdapat puluhan bahkan ratusan ribu ha yang tidak terolah. Oleh sebab itu, traktor diintroduksikan untuk mencukupi kebutuhan tenaga pengolah tanah di wilayah tersebut, namun dalam jumlah terbatas. Pola pelaksanaannya disebut dengan sistem Sulawesi Selatan, yakni pola pengembangan yang menyertakan penyalur, yang dibimbing dan dibina oleh Pemerintah.
Bagi 18 kabupaten yang telah memiliki 1.704 unit traktor, masih terbuka kemungkinan penambahan 5.746 unit traktor mini atau 14.350 unit traktor tangan model IRRI. Akhir-akhir ini, pengembangan sistem Sulawesi Selatan mengalami berbagai hambatan teknis dan sosial-ekonomis, yakni: (1) naiknya harga beli traktor, sedangkan kredit investasi kecil (KIK) untuk traktor mini dihentikan oleh Pemerintah; (2) ketidak pastian penyediaan sukucadang; (3) keterbatasan ketrampilan petani; dan (4) pembatasan penggunaan traktor mini eks impor serta membengkaknya tunggakan kredit. Tampaknya traktor tangan model IRRI lebih tepat dikembangkan di wilayah Sulawesi Selatan, setelah diadakan penyesuaian rancangan dan peralatan.
Description
Keywords
N Machinery and buildings/Mesin dan Bangunan Pertanian::N20 Agricultural machinery and equipment/Mesin-mesin dan peralatan pertanian