Prospek dan Arah Pengembangan Agribisnis Ubi Kayu
Loading...
Date
2008
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Abstract
Produksi ubi kayu nasional cenderung stagnan dalam dasawarsa
terakhir. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya areal panen dengan laju
0,53% per tahun dan produktivitas baru mencapai 60% dari potensi hasil
yang dapat dicapai. Dampaknya adalah turunnya neraca gaplek 8,7%
per tahun dan defisit pasokan gaplek 0,3 juta ton dan tapioka 0,01 juta
ton. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dirancang program
pengembangan ubi kayu yang diarahkan kepada peningkatan produksi
melalui peningkatan produktivitas dan areal tanam dalam sistem
agribisnis berbasis agroindustri. Hal ini makin penting artinya dikaitkan
dengan diversifikasi pangan dan pengembangan bioethanol. Sebagai- mana diketahui ubi kayu potensial dikembangkan sebagai bahan baku
bioethanol, yang merupakan bioenergi alternatif. Publikasi ini memuat prospek dan arah pengembangan agribisnis
ubi kayu setelah melalui analisis dan kajian tentang potensi, peluang, dan hambatan pengembangan.