Potensi Jerami Padi untuk Perbaikan Sifat Fisik Tanah pada Lahan Sawah Terdegradasi, Lombok 263-270
No Thumbnail Available
Date
2014-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Konsep pertanian organik adalah salah satunya memelihara kesuburan tanah serta memanfaatkan sistem konservasi
tanah dengan pengembangan pengetahuan lokal pada kondisi petani lokal. Pengembalian sisa tanaman memang
masih kurang popular di tingkat petani lokal. Namun tradisi jerami dengan cara dibakar di lahan, itu merupakan
bentuk pemeliharaan kesuburan tanah pada lahan sawah. Penelitian telah dilakukan pada lahan sawah yang keadaan
sifat fisik tanah menurun, pada lokasi Labu Api, Lombok Barat, NTB, selama 2 musim tanam padi. Ada beberapa
perlakuan jerami padi yang diterapkan, yaitu jerami padi yang telah dikomposkan, jerami padi+pupuk hayati dan
pemberian langsung jerami segar. Namun penelitian ini juga menerapkan pupuk kandang sebagai pembanding. Tujuan
penelitian untuk melihat potensi jerami padi dalam memperbaiki sifat fisik tanah. Berdasarkan hasil penelitian
pengolahan tanah yang intensif berpengaruh pada kepadatan tanah termasuk BD (bulk density). Penggunaan jerami
padi, baik dalam keadaan segar atau dikomposkan dapat menurunkan BD rata-rata 15-23%. Begitu juga dengan
halnya, ruang pori total dan pori aerasi yang meningkat rata-rata 10%. Namun permeabilitas cukup lambat dalam
infiltrasinya, hal ini memang cukup efektif dalam kondisi sawah yang anaerobik. Penggunaan jerami segar ternyata
lebih efektif dibandingkan dengan jerami yang sudah dikomposkan. Perlakuan pupuk kandang belum efektif, namun
cenderung lebih baik dari jerami yang dikomposkan. Aplikasi yang dapat efektif memperbaiki sifat fisik tanah dan
meningkatkan hasil padi pada lahan sawah terdegradasi adalah pemberian jerami padi dalam keadaan segar atau
berupa kompos dan dengan pemberian pupuk kandang.
Kata kunci: jerami padi, sifat fisik tanah, lahan sawah terdegradasi, Lombok Barat