Upaya Peningkatan Hasil Padi Rawa Lebak Melalui Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu

dc.contributor.authorGuswara, Agus
dc.contributor.authorWidyantoro
dc.contributor.otherBalai Besar Penelitian Tanaman Padien_US
dc.date.accessioned2022-10-11T02:10:47Z
dc.date.available2022-10-11T02:10:47Z
dc.date.issued2012-06
dc.description12 hlm.; 3 tabelen_US
dc.description.abstractPetani padi rawa lebak Sumatera Selatan kebanyakan masih menggunakan varietas lokal yang bersumber dari benih sendiri dengan teknologi konvensional yang dilakukan secara turun temurun, akibatnya hasil panen rendah. Pembentukan varietas unggul baru rawa lebak menjadi keharusan untuk dapat mempercepat transfer teknologi dan meningkatkan produksi padi. Penelitian dilaksanakan di Desa Sako, Kecamatan Rambutan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan pada MK 2008 dan bertujuan untuk mendapatkan alternatif teknologi yang sinerjis dan dinamis di dalam meningkatkan hasil padi yang berkesinambungan baik di lahan rawa pasang surut maupun di lahan rawa lebak. Penelitian diawali dengan kajian kebutuhan dan peluang (KKP) untuk mengetahui semua permasalahan padi rawa lebak di tingkat petani serta kemungkinan pengembangannya. Selanjutnya dilakukan pemecahan masalah dengan menempatkan petani sebagai unsur utama atau yang akan memecahkan permasalahan padi rawa lebak di daerahnya sedangkan penyuluh dan peneliti hanya sebagai fasilitator saja. Berdasarkan hasil KKP diketahui bahwa permasalahan benih berkualitas dan varietas unggul baru menempati urutan prioritas yang harus segera dilaksanakan, selanjutnya pemupukan spesifi k, pengelolaan gulma dan air menjadi urutan penyelesaian prioritas selanjutnya. Hasil kesepakatan dengan kelompok tani akhirnya bersepakat untuk mengadakan demontrasi plot seluas 2,0 ha dan menanam 10 varietas dengan pendekatan budidaya pengelolaan tanaman terpadu (PTT) yang akan dikaji dan dievaluasi bersama dengan kelompok tani, penyuluh, dan peneliti selama kegiatan berlangsung. Rata-rata hasil gabah PTT padi rawa lebak 4,50 t/ha atau meningkat 87,50% dibandingkan dengan cara petani yang hanya memperoleh 2,40 t/ha. Keuntungan bersih usahatani PTT padi rawa lebak Rp.5.103.000/ha dengan B/C ratio 1,31 sedangkan cara petani hanya memberikan keuntungan sebesar Rp.1.530.500/ha dengan B/C ratio 0,47.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/17738
dc.language.isoiden_US
dc.publisherBalai Besar Penelitian Tanaman Padien_US
dc.subjectRAWA LEBAKen_US
dc.subjectPTTen_US
dc.subjectPETANIen_US
dc.titleUpaya Peningkatan Hasil Padi Rawa Lebak Melalui Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpaduen_US
dc.title.alternativeProsiding Seminar Ilmiah Hasil Penelitian Padi Nasional 2011: Buku 3en_US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
29. Upaya Peningkatan Hasil Padi Rawa Lebak Melalui Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu - Agus Guswara dan Widyantoro (BB Padi).pdf
Size:
191.71 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: