BIMBINGAN TEKNIS TANAMAN OBAT : Warta Balittro No 57 Tahun 2012
No Thumbnail Available
Date
2012-01-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pemanfaatan obat alternatif seperti jamu telah membudaya dan berkembang secara turun temurun untuk daerah-daerah tertentu. Pemanfaatan jamu secara luas ditujukan untuk tujuan pengobatan preventif, promotif,rehabilitatif, dan seringkali untuk pengobatan kuratif. Tahapan kegiatan dalam perjalanan dinas dibagi menjadi dua kegiatan yang menyangkut: a) Pengenalan tanaman obat dan, b) Bimbingan/pelatihan pembuatan jamu keluarga. Peserta yang hadir pada pertemuan dan pelatihan tanaman obat adalah ibu pimpinan dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Propinsi Kepri, ibu Kepala Bidang Badan Ketahanan Pangan Propinsi Kepri, ibu dari pimpinan Pusat Salimah Jakarta, ibu dewan pakar Propinsi Kepri dan ibu-ibu peserta TOT Salimah Propinsi Kepri, jumlah peserta sebanyak 56 orang. Pada sesi pengenalan tanaman obat disampaikan sekitar pekarangan terdiri atas 22 macam di antaranya adalah bayam, katuk, terung, pepaya, labu siam, mentimun, paria, leunca, pegagan, meniran, jahe, jambu biji, kunyit, temulawak, kencur, lengkuas, cabe jawa, mengkudu, beluntas, belimbing wuluh, sambung nyawa, dan lain- lain.