Optimasi Pemupukan NPK pada Kedelai untuk Mempertahankan Kesuburan Tanah dan Hasil Tinggi di Lahan Sawah

dc.contributor.authorAchmad Ghozi Manshuri
dc.date.accessioned2025-09-17T01:21:02Z
dc.date.available2025-09-17T01:21:02Z
dc.date.issued2012-10-17
dc.descriptionPada tahun ke-7 penerbitan Buletin Iptek Tanaman Pangan, redaksi berusaha untuk lebih mengutamakan artikel tinjauan (review) atau artikel hasil penelitian dengan substansi yang mampu menjawab isu terkini pertanian tanaman pangan. Sejak semula Buletin Iptek Tanaman Pangan diterbitkan mewadahi rangkuman hasil penelitian tanaman pangan, pemikiran dan pembahasan masalah aktual yang mengemuka, atau hasil penelitian yang telah lengkap dan memiliki aplikasi praktis
dc.description.abstractProduktivitas kedelai di Indonesia termasuk rendah, salah satu penyebabnya adalah ketersediaan hara dalam tanah tidak optimal bagi pertumbuhan tanaman. Neraca hara N, P, dan K lahan sawah dan lahan kering di sentra produksi kedelai dilaporkan mengalami keseimbangan negatif. Hal ini disebabkan oleh minimnya dosis pupuk yang diaplikasikan atau praktek pemupukan yang tidak berimbang serta kebiasaan petani membawa seluruh tanaman hasil panen keluar dari lahan. Dari hasil kedelai di tingkat petani sebesar 1 ton biji/ha, tanaman mengangkut hara 70 kg, 7 kg P, dan 43 kg K/ha. Dengan kondisi tersebut ,terdapat indikasi gejala kahat hara tersamar (hidden hunger) unsur N dan P di sentra produksi kedelai. Pemberian pupuk N dan P meningkatkan hasil, walaupun tidak tinggi atau secara statistik tidak nyata. Dalam keadaan seperti ini, pemupukan N dan P seakan tidak menjadi keharusan. Petani lebih memilih tidak melakukan pemupukan pada tanaman kedelai karena dianggap tidak menguntungkan. Tidak adanya anjuran pemupukan kedelai pada lahan yang mengalami gejala hidden hunger tersebut, dalam jangka panjang tidak menguntungkan bagi keberlanjutan dan kelestarian kesuburan lahan. Prinsip optimasi pemupukan N, P, dan K adalah pemberian pupuk yang sesuai dengan target hasil yang ingin dicapai, dengan tetap mempertahankan status kesuburan lahan. Dengan demikian, pemupukan optimal mempunyai implikasi peningkatan hasil kedelai dengan tetap mempertahankan kesuburan lahan. Anjuran optimasi pemupukan N, P, dan K pada tanaman kedelai dapat ditentukan dengan menggunakan: 1) rekomendasi dosis pupuk berdasarkan analisis status N, P, dan K tanah, dan 2) optimasi pemupukan N, P, dan K berdasarkan nilai efisiensi agronomi N, P, dan K.
dc.identifier.issn1907-4263
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/26215
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
dc.relation.ispartofseriesVolume 7; No 1
dc.titleOptimasi Pemupukan NPK pada Kedelai untuk Mempertahankan Kesuburan Tanah dan Hasil Tinggi di Lahan Sawah
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
06-Ghozi Manshuri.pdf
Size:
64.12 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:
Collections