Penulis: Muhammad Akmal Agustira, R. Amalia, R. Nurkhoiry [PDF: 315-324] Peran Koperasi Tebu dalam Upaya Pemberdayaan Petani Tebu di Jawa Timur
| dc.contributor.author | Ariningsih, Ening | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-01T09:09:14Z | |
| dc.date.available | 2026-09-01T09:09:14Z | |
| dc.date.issued | 2015-11-10 | |
| dc.description | Provinsi Jawa Timur merupakan sentra tebu terbesar di Indonesia. Pada tahun 2011, kontribusi luas areal tebu di Jawa Timur terhadap total luas areal tebu nasional mencapai sekitar 44,2%, sedangkan kontribusi produksi tebu mencapai sekitar 41,4% dari total produksi tebu nasional (Ditjen Perkebunan 2012). Sekitar 85,5% dari total luas areal tebu di provinsi tersebut merupakan perkebunan rakyat yang umumnya, menurut Badan Litbang Pertanian (2007), didominasi oleh petani kecil dengan penguasaan lahan kurang dari 1 hektar. Data BPS menunjukkan bahwa petani tebu di Jawa Timur pada tahun 2009 adalah sekitar 139.760, atau sekitar 71,5% dari petani tebu di Indonesia (Tempo.co 2009). Data tersebut juga menunjukkan bahwa sekitar 50% petani di Jawa Timur mempunyai pemilikan lahan kurang dari 0,5 hektar. Studi Fitriani et al. (2013) menunjukkan bahwa penguasaan lahan kurang dari 0,5 hektar cenderung kurang menguntungkan dalam pengembangan usaha tani tebu. Suyono (2008) menunjukkan bahwa petani tebu menghadapi permasalahan yang sangat kompleks, di antaranya modal yang sangat terbatas, pupuk tidak tersedia tepat waktu, tidak menguasai teknologi pascapanen, tidak mempunyai akses terhadap sumber daya pertanian, mempunyai posisi tawar yang rendah, dan penguasaan lahan yang sangat terbatas. Di sisi lain, studi Lestyani et al. (2012) menunjukkan bahwa tingginya biaya sewa lahan, besarnya modal usaha tani tebu yang dibutuhkan, dan waktu perputaran uang yang lama penyebabkan petani enggan untuk menanam tebu. Permasalahan-permasalah tersebut menunjukkan pentingnya pemberdayaan petani tebu. Menurut Hanani et al. (2012), salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memberdayakan petani tebu adalah melalui penguatan peran koperasi. Koperasi-koperasi yang merupakan organisasi kelembagaan petani tersebut telah berkembang dan tumbuh di perdesaan. Berdasarkan paparan di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan koperasi tebu dalam upaya pemberdayaan petani tebu di Provinsi Jawa Timur. | |
| dc.description.abstract | Jawa Timur merupakan penghasil gula tebu terbesar di Indonesia. Sekitar 85% dari lahan tebu yang ada di Jawa Timur merupakan lahan perkebunan tebu rakyat, yang didominasi oleh petani dengan penguasaan lahan kurang dari 1 hektar dengan keterbatasan akses terhadap sarana produksi maupun pemasaran. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis peran koperasi dalam upaya pemberdayaan petani tebu rakyat. Analisis dilakukan secara deskriptif berdasarkan pengamatan terutama pada koperasi-koperasi tebu primer yang tergabung pada KUB Rosan Kencana sebagai koperasi sekundernya dengan didukung oleh literatur-literatur penunjang yang relevan. Pengambilan data dilakukan pada bulan Oktober-November 2012. Hasil kajian menunjukkan bahwa koperasi tebu rakyat mempunyai potensi sangat besar dalam menunjang pemberdayaan petani tebu melalui pengembangan agribisnis tebu dengan cara: (1) memberdayakan petani melalui kegiatan-kegiatan petani/anggota dalam budi daya tanaman tebu (on farm); (2) berperan secara aktif membantu petani/anggota dalam upayanya meningkatkan kualitas budi daya tanaman tebu; dan (3) memfasilitasi petani/anggota dalam pelatihan-pelatihan, permodalan, pengadaan saprodi, alsintan, dan hal-hal yang diperlukan dalam menunjang kegiatan budi daya tanaman tebu dan pemasarannya.; dan (4) berperan sebagai “jembatan” antara petani, pabrik gula, dan pemerintah. Peningkatan peran koperasi dapat dilakukan melalui: (1) penguatan internal koperasi meliputi penguatan kepemimpinan dan manajemen koperasi, (2) penguatan keterkaitan dengan lembaga penunjang dan PG, dan (3) perluasan usaha koperasi dalam mendukung agribisnis tebu rakyat dalam kerangka pemberdayaan petani tebu. | |
| dc.identifier.isbn | 978-602-344-127-3 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31555 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IAARD Press | |
| dc.relation.ispartofseries | Prosiding Makalah Penunjang; No.47 2015 | |
| dc.subject | Q Food science/Ilmu Pangan::Q80 Packaging/Pengepakan Produk Industri Hasil Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan | |
| dc.subject | E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E20 Organization, administration and management of agricultural enterprise or farms// Organisasi, Administrasi dan Pengelolaan Perusahaan Pertanian/Usaha tani | |
| dc.title | Penulis: Muhammad Akmal Agustira, R. Amalia, R. Nurkhoiry [PDF: 315-324] Peran Koperasi Tebu dalam Upaya Pemberdayaan Petani Tebu di Jawa Timur | |
| dc.type | Article |