TRYPANOSOMIASIS PADA SAPI BALI DI KABUPATEN JAYAPURA
dc.contributor.author | Wahyuni | |
dc.contributor.author | Purnama, Hadi Purnama | |
dc.contributor.other | Ramlan | en_US |
dc.date.accessioned | 2020-04-14T07:16:31Z | |
dc.date.available | 2020-04-14T07:16:31Z | |
dc.date.issued | 2011 | |
dc.description.abstract | Terjadi kematian sapi Bali di kabupaten Jayapura kecamatan Nimbokrang mulai pertengohan November sampai dengan 8 besember 2010 sebanyak 17 ekor. Gejala klinis yang terjadi serupa yartu gelisah, berialan berputar-putar, setelah 10 - 12 jam kejang kemudian mati. Diagiosa sementara beidasarkan gejala klinis adalah Trypanosomlasis, S.E, Anthraks, sehingga"pemeriksaan laboratorium yang diperlukan adalah blood smear (ulas darah), hematokrit, isolasi bakteri, dan histopatologi. Hasil laboratorium didapat positif Tryponosoma di 1 sampel dari 19 buah sampel ulas darah yang diperiksa, pada pemeriksaan bakteri tidak tumbuh kuman dan negatif Anthraks, pada pemeriksaan histopatologi terdapat perubahan pada limpa dan jantung diman limpa terjadi oedema karena hiperplasia dan terdapat infiltrasi neutrofil, sedangkan jantung terdapat endapan fibrin dan hemoragi. Kesimpulan didapat bahwa kasus kematian sapi Bali di kabupaten Jayapura karena Trypanosomiasis | en_US |
dc.identifier.issn | 0216-1486 | |
dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/9212 | |
dc.language.iso | id | en_US |
dc.publisher | Balai Besar Veteriner Maros | en_US |
dc.relation.ispartofseries | Vol. 9;No. 1 | |
dc.subject | Trypanosomiasis | en_US |
dc.subject | hyperemi | en_US |
dc.subject | blood smear | en_US |
dc.subject | hematokrit | en_US |
dc.subject | Histopatologi | en_US |
dc.subject | Research Subject Categories::L Animal production/Produksi Hewan::L73 Animal diseases/Penyakit Hewan | en_US |
dc.title | TRYPANOSOMIASIS PADA SAPI BALI DI KABUPATEN JAYAPURA | en_US |
dc.type | Book | en_US |