Proceedings: Workshop on Farming System Research in Indonesia

Abstract
Saat ini, Penelitian Sistem Pertanian (Farming Systems Research/FSR) di Indonesia masih berfokus pada pendekatan agronomis dan pola tanam berbasis tanaman pangan untuk meningkatkan pendapatan petani skala kecil di lahan kering. Namun, pendekatan ini memiliki banyak keterbatasan karena kurang mengintegrasikan sektor non-lahan seperti peternakan dan perikanan, serta belum mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lahan, modal, dan tenaga kerja. Selain itu, FSR masih berorientasi pada model pertanian individual untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga mikro, sehingga belum mampu mendukung pembangunan ekonomi regional atau memperhitungkan dampak pendapatan sosial secara menyeluruh. Di sisi lain, pelaksanaan FSR menghadapi kendala besar berupa keterbatasan anggaran, kurangnya tenaga ahli, serta minimnya kolaborasi lintas disiplin dan antarlembaga akibat struktur penelitian nasional yang masih terkotak-kotak. Teknologi yang dihasilkan pun sulit diadopsi secara luas oleh petani karena kurangnya keterlibatan aktif dari petani dan petugas penyuluh. Ke depannya, model FSR perlu diperbaiki dengan memperjelas keterkaitan antara sektor pertanian berbasis lahan dan non-lahan, membangun komunikasi dua arah yang kuat antara peneliti dan penyuluh, serta melibatkan petani secara langsung dalam mengidentifikasi kebutuhan, menguji teknologi, dan mengevaluasi hasilnya.
Description
Keywords
A Agriculture/Pertanian::A50 Agricultural research/Penelitian Pertanian, A Agriculture/Pertanian
Citation