Peningkatan kualitas layanan perpustakaan melalui panduan akses repositori multi-format di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian: Laporan aktualisasi

Loading...
Thumbnail Image
Date
2025
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BBPMKP
Abstract
Repositori Kementerian Pertanian merupakan aset digital strategis yang menyimpan berbagai dokumen penting seperti modul pelatihan, hasil penelitian, dan best practice di bidang pertanian. Namun, pemanfaatan repositori di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) masih sangat rendah akibat kurangnya pemahaman pengguna dalam mengakses sistem. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi akar masalah dan merancang solusi inovatif untuk meningkatkan aksesibilitas repositori melalui penyusunan panduan multi-format yang user-friendly. Metode analisis menggunakan APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Layak) dan USG (Urgency, Seriousness, Growth) untuk menetapkan core issue, fishbone diagram untuk mengidentifikasi akar penyebab, dan analisis McNamara untuk menentukan solusi prioritas. Implementasi dilaksanakan selama 30 hari kerja (29 Oktober - 9 Desember 2025) melalui 6 tahapan kegiatan dengan 20 tahapan yang mengintegrasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK: Persiapan dan Analisis Kebutuhan, Pengembangan Kompetensi, Penyusunan Panduan, Uji Coba dan Revisi, Sosialisasi dan Diseminasi, serta Evaluasi dan Monitoring. Hasil aktualisasi menghasilkan panduan akses repositori dalam tiga format: video tutorial berdurasi 3 menit 17 detik, infografis quick guide, dan FAQ berbasis Google Site. Dampak signifikan tercapai dengan peningkatan dramatis rasio unduhan per pengunjung dari 1:2 menjadi 1:4 (peningkatan 100%) pada bulan November 2025. Survei kepuasan yang tersebar kepada 111 responden menunjukkan 87,4% pengguna merasa puas, dan 88% pengguna merasa percaya diri mengakses repositori secara mandiri setelah menggunakan panduan. Dari 127 nilai yang terdokumentasi, nilai dominan adalah Berorientasi Pelayanan dan Adaptif (masing-masing 20 aktualisasi), mencerminkan fokus pada peningkatan user experience dan fleksibilitas dalam adopsi teknologi baru. Kegiatan ini berhasil mentransformasi aksesibilitas repositori, meningkatkan efisiensi layanan perpustakaan, dan membentuk ekosistem literasi digital yang mandiri dan berkelanjutan. Model panduan multi-format ini berpotensi menjadi best practice bagi unit perpustakaan lain di lingkungan Kementerian Pertanian dalam mendukung transformasi digital dan reformasi birokrasi. Kata Kunci: Pustakawan, Repositori, Panduan Multi-Format, Aksesibilitas Informasi, Literasi Digital, Infografis, Video tutorial, FAQ, Perpustakaan BBPMKP
Description
Keywords
Citation