Strategi Pengembangan Usaha Kopi Di Daerah Tertinggal Melalui Pendekatan Bisnis Inklusif Di Kabupaten Sumba Barat Daya

dc.contributor.authorWijayanti, Febtri
dc.contributor.authorCarolina
dc.date.accessioned2026-09-09T06:11:09Z
dc.date.available2026-09-09T06:11:09Z
dc.date.issued2021-12
dc.description.abstractRendahnya posisi tawar menempatkan petani kecil dalam posisi merugi sehingga pendapatan usaha tani yang diperolehnya tidak memadai. Hal ini dialami oleh para petani kopi di Kabupaten Sumba Barat Daya, sebuah daerah tertinggal, yang oleh berbagai keterbatasan sosial-ekonomi menggantungkan diri hanya pada pedagang pengumpul sementara produk kopi yang mereka tanam sebetulnya mempunyai nilai lebih tinggi. Penelitian ini mengurai permasalahan tersebut untuk mendapatkan solusi dengan memanfaatkan modalitas lokal desa melalui pendekatan inklusif. Penelitian kualitatif dilakukan melalui studi kasus di sebuah desa tertinggal di Sumba Barat Daya yang telah mengalami intervensi teknologi tepat guna penanganan kopi dari hulu ke hilir. Hasil penelitian menjelaskan bahwa permasalahan rendahnya pendapatan petani dari usaha kopi bermuara dari hambatan dan tantangan yang tipikal dihadapi oleh masyarakat di daerah tertinggal. Permasalahan tersebut berupa hambatan akses terhadap input, pasar, finansial, dan faktor sosial budaya; tantangan dalam koordinasi; dan ketidak-mampuan untuk memenuhi standardisasi secara konsisten serta menanggung resiko. Keenam permasalahan tersebut menjadi dasar pertimbangan bagi perancangan konsep bisnis inklusif yang diusulkan untuk diterapkan dengan memanfaatkan modalitas infrastruktur fisik maupun sosial yang ada di desa. Strategi pengembangan unit usaha kopi inklusif potensial untuk membantu petani kopi dalam mendapatkan akses input dan mengoptimasi output, akan tetapi penerapannya memerlukan kerja sama lintas sektor antara pemerintah, lembaga penelitian dan pengembangan, bisnis, dan komunitas. Upaya pengembangan usaha ini perlu dilakukan berkelanjutan dibarengi dengan pemberdayaan petani dan peningkatan kesadaran para pelaku untuk bekerja sama secara terintegrasi. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v19n2.2021.149-164
dc.identifier.issn2549-7278
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31952
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
dc.relation.ispartofseriesAnalisis Kebijakan Pertanian; Vol. 19 No. 2 (2021)
dc.subjectE Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E16 Production economics/Ekonomi Produksi
dc.subjectE Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E73 Consumer economics/Ekonomi konsumen
dc.subjectE Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E10 Agricultural economics and policies/Ekonomi dan Kebijaksanaan Nasional mengenai pertanian
dc.subjectbisnis inklusif
dc.subjectpetani kopi
dc.titleStrategi Pengembangan Usaha Kopi Di Daerah Tertinggal Melalui Pendekatan Bisnis Inklusif Di Kabupaten Sumba Barat Daya
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ejurnal_pustaka,+3-LE-CE-SSI_FINAL_207-Pengembangan+Kopi+di+Sumba+Barat+Daya-Ketua+TE-12+Juni+2021.pdf
Size:
318.51 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: