Tumpangsari Kapas Dan Wijen Di Lahan Kering

dc.contributor.authorSyafrudin Kadir dan Peter Tandisau
dc.date.accessioned2026-02-25T01:59:14Z
dc.date.available2026-02-25T01:59:14Z
dc.date.issued1995
dc.description.abstractPenanaman beberapa jenis tanaman semusim dengan sistim monokultur akan mempersempit unit usahatani. Akibatnya tingkat produktivitas la- han dan pendapatan petani per satuan luas menjadi rendah. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan pola tanam tumpangsari atau intercropping (SAHID et al., 1994).
dc.identifier.issn0853-8212
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/27733
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Industri
dc.titleTumpangsari Kapas Dan Wijen Di Lahan Kering
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
2b.Vol.1 No.1, 1995 Tumpangsari 7 ok.pdf
Size:
5.63 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:
Collections