Perluasan Pasar Eksport Produk Unggas ke Singapura, Jepang dan Timur Leste
| dc.contributor.author | Direktorat Hilirisasi Hasil Peternakan | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-10T07:59:08Z | |
| dc.date.available | 2026-07-10T07:59:08Z | |
| dc.date.issued | 2026-05 | |
| dc.description.abstract | Menteri Pertanian/ Kepala Bapanas melepas ekspor 545 ton produk unggas dan turunannya senilai Rp18,2 miliar ke Singapura, Jepang, dan Timor Leste. Ini bukti bahwa Indonesia tidak hanya swasembada ayam dan telur, tetapi juga mampu memperluas pasar ke tingkat global. Kementerian Pertanian menargetkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, bukan hanya untuk karbohidrat, tetapi juga protein. Namun keseimbangan harga harus tetap terjaga dan peternak harus mendapat keuntungan yang optimal, sehingga surplus produksi tidak boleh membuat harga di tingkat peternak jatuh. Karena itu harus dikendalikan melalui penyerapan dalam negeri dan perluasan ekspor agar keseimbangan pasokan dan harga tetap terjaga. Kementerian Pertanian (Ditjend PKH) juga mempercepat layanan, sertifikat veteriner yang terbit hanya satu hari sehingga pelaku usaha bisa ekspor dengan lebih mudah dan cepat. | |
| dc.identifier.issn | 2629-5723 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30279 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Direktorat Hilirisasi Hasil Peternakan | |
| dc.relation.ispartofseries | Vol. 5; No. 1 | |
| dc.subject | L Animal production/Produksi Hewan::L01 Animal husbandry/Peternakan | |
| dc.title | Perluasan Pasar Eksport Produk Unggas ke Singapura, Jepang dan Timur Leste | |
| dc.title.alternative | Buletin Fokus Hilir Vol. 5 No. 1 | |
| dc.type | Book chapter |