Keragaan pengusahaan nilam di indonesia
| dc.contributor.author | ludi maulidi | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-11T06:24:39Z | |
| dc.date.available | 2026-08-11T06:24:39Z | |
| dc.date.issued | 1988-08 | |
| dc.description.abstract | Keragaan pengusahaan nilam di Indonesia dibahas dalam tulisan Ini. Tujuannya adalah untuk memberikan sedikit gambaran tentang nilam dan aspek sosial ekonominya. Ditinjau dari aspek sosial, pengusahaan nilam di Indonesia menyerap tenaga kerja yang cukup besar, karena 70% dari modal yang ditanam merupakan tenaga kerja. Berdasarkan proyeksi areal tanaman nilam pada tahun 1988, maka pembudidayaan nilam akan menyediakan lapangan kerja sekitar 4.839.250 hari orang kerja per tahun atau sekitar 13.825 hari orang kerja per hari. Pengusahaan nilam di Indonesia memberikan andil yang cukup besar dalam menghasilkan devisa negara. Dari data ekspor minyak atsiri tahun 1986, minyak nilam memberikan devisa paling besar (50,11%) dari total ekspor minyak atsiri. | |
| dc.identifier.issn | 0215-546X | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30945 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN INDUSTRI | |
| dc.title | Keragaan pengusahaan nilam di indonesia | |
| dc.type | Article |