Daya Hasil dan Respons Galur Kacang Tanah terhadap Penyakit Bercak Daun, Karat Daun dan Layu Bakteri Ralstonia solanacearum

Abstract
Penyakit bercak daun, karat daun, dan layu bakteri Ralstonia merupakan kendala biotik utama pada upaya peningkatan produksi kacang tanah. Oleh karena itu perlu dirakit varietas tahan kendala biotik tersebut. Untuk itu dilakukan evaluasi daya hasil dan respons 18 galur harapan terhadap tiga penyakit utama tersebut. Uji lapang 18 galur harapan dan enam varietas pembanding berdasar rancangan acak kelompok, tiga ulangan dilakukan di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Jambegede pada musim kemarau 2019. Setiap genotip ditanam pada petak 5 m × 2 m, satu biji/lubang. Pemeliharaan tanaman dilakukan dengan intensif. Pengamatan pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman dilakukan pada lima tanaman contoh pada saat panen. Dilakukan skoring bercak dan karat daun serta insiden penyakit layu bakteri Ralstonia. Hasil uji menunjukkan daya hasil polong beragam antargalur. Daya hasil GH2 (LG5/BK1-B13-240-75) mencapai 4,7 t/ha polong kering dengan rata-rata 4,1 t/ha; GH6 (BK1/ LG5)-B13-29-6) mencapai 5,2 t/ha polong kering dengan rata-rata 4,2 t/ha; GH10 (BK1/LG5-B13-37-64) mencapai 4,5 t/ha polong kering dengan rata-rata 4,1 t/ha; dan GH11 (BK1/LG5)-39-65) mencapai 4,7 t/ha polong kering dengan rata-rata 4,1 t/ha. Keempat galur tersebut juga memiliki skor penyakit bercak daun dan skor karat daun, serta insiden penyakit layu bakteri Ralstonia yang rendah atau berstatus tahan sehingga layak disiapkan sebagai calon varietas unggul yang baru.
Description
Keywords
A Agriculture/Pertanian::A50 Agricultural research/Penelitian Pertanian, F Plant production/Produksi Tanaman::F01 Crop Husbandry/Pertanaman
Citation
Collections