Buletin Palawija Volume 17 No. 1 Mei 2019
Loading...
Date
2019-05
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Abstract
Varietas kedelai toleran cekaman salinitas merupakan komponen utama budi daya kedelai pada tanah salin. Penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi toleransi 202 aksesi sumber daya genetik kedelai koleksi Balitkabi terhadap cekaman salinitas ini dilaksanakan di lahan salin Desa Lohgung, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan pada Juli–Oktober 2017. Evaluasi dilakukan pada dua lingkungan salinitas tanah, yaitu DHL 4,7–8,4 dS/m (L1) dan 8,8–15,4 dS/m (L2), di mana setiap aksesi ditanam dalam baris tunggal sepanjang 4 m dengan jarak antarbaris 30 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan salinitas dari L1 ke L2 hanya menyebabkan 2–4 aksesi mengalami penurunan tinggi tanaman, populasi tanaman, dan bobot 100 biji ≥50%, sedangkan untuk peubah jumlah polong isi dan hasil biji berturut-turut dialami oleh 76 dan 64 aksesi. Hal ini mengindikasikan bahwa peubah jumlah polong isi dan hasil biji lebih sesuai digunakan sebagai indikator penilaian toleransi terhadap cekaman salinitas. Tingkat toleransi aksesi yang diuji terbukti beragam: sebanyak 52% aksesi teridentifikasi tidak toleran, 36% aksesi toleran salinitas L1 dengan hasil 1,5–3,0 t/ha, dan 13% aksesi toleran salinitas L2 dengan hasil 1,5–1,8 t/ha (kecuali satu aksesi yang mencapai 2,3 t/ha). Berdasarkan kenampakan gejala keracunan salin, sebagian besar aksesi yang tidak toleran tergolong ke dalam kelompok inkluder dan hanya sebagian kecil yang tergolong eksluder.
Description
Keywords
A Agriculture/Pertanian::A50 Agricultural research/Penelitian Pertanian, F Plant production/Produksi Tanaman::F01 Crop Husbandry/Pertanaman, F Plant production/Produksi Tanaman::F07 Soil cultivation/Pengolahan Tanah, F Plant production/Produksi Tanaman::F03 Seed production/Produksi dan Perlakuan terhadap Biji dan Benih