Pengaruh Jumlah Anakan dan Lama Penyimpanan terhadap Viabilitas Benih Akar Wangi (Vetiveria zizaniodes (Stapt)). 73-78
No Thumbnail Available
Date
2015-04-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Pengembangan akarwangi memerlukan ketersediaan benih unggul bermutu. Sampai saat ini informasi standar
mutu benih akarwangi masih terbatas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah anakan benih
dan lama penyimpanan terhadap viabialitas benih akarwangi sebagai dasar penyusunan Standard mutu benih.
Penelitian dilakukan dirumah kaca Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) sejak Januari sampai
April 2015, menggunakan benih akarwangi varietas Verina 1 dari KP. Manoko. Percobaan faktorial dengan 2
faktor, 3 ulangan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah jumlah anakan benih
yang digunakan untuk satuan tanam yaitu (1) A1 (satu anakan); (2) A2 (dua anakan) dan (3) A3 (tiga anakan).
Faktor ke dua adalah periode penyimpanan yaitu (1) 0 hari; (2) 3 hari dan (3) 6 hari. Parameter yang diamati
meliputi kadar air, daya tumbuh, pertambahan tinggi tanaman, bobot basah dan bobot kering. Hasil penelitian
menunjukan daya tumbuh benih tidak berbeda antara perlakuan jumlah anakan maupun lama penyimpanan.
Sampai 6 hari penyimpanan daya tumbuh benih yang berasal dari satu,dua dan tiga anakan masih lebih dari
90%. Akan tetapi, pertambahan tinggi tanaman, produksi biomas tertinggi diperoleh dari benih yang berasal
dari tiga anakan dan terendah pada benih dengan satu anakan.
Kata kunci: Vertiveria zizaniodes, viabilitas,jumlah anakan benih, lama penyimpanan