RUMUSAN SEMINAR DALAM RANGKA PEKAN BIOFARMAKA NASIONAL 11-35

No Thumbnail Available
Date
2004-07-14
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Repah dan Obat
Abstract
Kebutuhan a kan tanaman obat untuk i ndustri obat tradisional, modern/ fitofarmaka dan ekspor simplisia semakin meningkat. Akan tet api pasokan untuk kebutuhannya belum dipenuhi sesuai GAP. Pengernbangan tumbuhan obat mengacu 'pada landasan kebijaksanaan nasional yang m liputi perundang—undangan, peraturan keputu an pemerintah, kebutuhan industri dan tuntutan masyarakat yang menjadi mata rantai untuk mencapai sasaran akhir kesejahteraan masyara kat . Berdasarkan GBHN 1988 dan 1993, dan didukung Peraturan Menteri Kesehatan No- 760/Menkes/Per/1X/92 Fitofarmaka dan obat tradisional, bagian pengobatan formal maka pengembangan komodi tas tanaman obat GAP perlu direalisasikan. tentang sebagai peluang melalui Dalam pelaksanaan GAP ditekankan untuk melaksanakan budidaya secara Iestari dan ramah lingkungan dengan mengacu pada LISA dan pertanian organik guna menghasilkan mutu yang konservasi untuk bai k dan mela ksanakan pelestarian tanaman Obat dan juga lingkungan secara umum. Dengan adanya jaminan mutu simplisia yang digunakan sebagai herbal dan fi tofarmaka maka dapat meningkatkan mutu dan keamanan dari produk fitofarma ka kian juga bahan baku industri dapat dipenuhi kualitas, kuantitas dan kontinuitasnya. Guna melaksanakan GAP tanaman Obat perlu adanya dukungan teknologi be rdasarkan SOP antara Iain teknik budidaya mulai perbenihan,
Description
Keywords
Citation