pada Tanaman Lada Pemanfaatan Zeolit dan Kompos untuk Pengendalian Busuk Pangkal Batang (BPB) 193-202
No Thumbnail Available
Date
2016-12-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Badan Penelitian dan Pertanian
Abstract
Kompos dan zeolit berpotensi dalam menekan pertumbuhan patogen dan membantu pertumbuhan
tanaman. Penelitian bertujuan mengetahui potensi zeolit dan ekstrak kompos menekan penyakit busuk
pangkal batang tanaman lada dilaksanakan di Kebun Percobaan Natar November 2012- September 2013.
Penelitian ini menggunakan RAK dengan 12 perlakuan dengan tiga ulangan dengan dua faktor yaitu kompos
dan zeolit. Zeolit terdiri0 kg, 125 kg/ha, 150 kg/ha. Kompos terdiri: KO (tanpa ekstrak kompos), KA (kompos
A.pintoi), KK (kompos kulit kopi), KKA (kompos kulit kopi-A.pintoii). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan
interaksi kompos dan zeolit mampu menekan tingkat keparahan penyakit BPB. Tingkat keparahan penyakit
tanaman dan akar terendah yakni 3,47 dan 3,1 % terjadi pada perlakuan KA-Z1 dan KA-Z2. Pada percobaan
laboratorium berpengaruh nyata terhadap populasi dan keragaman mikroba. Kandungan nilai tukar kation
tertinggi pada KA-Z1 13 cmol+/kg. C/N rasio semua perlakuan berkisar 10 – 15. Pada semua perlakuan
diperoleh 15 isolat aktinomisetes, 30 isolat bakteri dan 30 isolat cendawan. Populasi bakteri tertinggi 121,5
cfu/g pada KKA-Z2, cendawan 39,5 cfu/g populasi pada KA-Z2, dan 8,3 cfu/g populasi aktinomisetes pada
KA-Z2. Hasil analisa unsur hara tanah menunjukkan semua perlakuan menghasilkan unsur P,Ca, Mg dan K
yang lebih tinggi dari kontrol yang sangat berperan menghalangi perkembangan patogen dalam jaringan
tanaman lada.
Kata kunci: kompos, lada, Phytopthora capsicii, zeolit