Browsing by Author "Yunani, Nani"
Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
- ItemEksplorasi dan Koleksi Sumberdaya Genetik Padi Lokal (Oryza sativa L ). di Kota Bangun Kalimantan Timur(IAARD Press, 2019) Yunani, Nani; Badan Penelitian dan Pengembangan PertanianEksplorasi dan koleksi sumberdaya genetik padi lokal Oryza sativa (L.) di Kota Bangun, Kalimantan Timur. Sumberdaya genetik sangat penting untuk dijaga kelestariannya. Kota Bangun adalah salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimanatan Timur, yang masih banyak menyimpan sumberdaya genetik. Salah satu sumberdaya genetik tersebut adalah padi lokal. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengoleksi sumberdaya genetik padi lokal di Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara Propinsi Kalimantan Timur. Penelitian dilaksanakan bulan Pebruari sampai dengan bulan Mei 2018. Metode yang digunakan adalah metode survey diwilayah atau desa yang merupakan sentra padi lokal. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi (pengamatan) lapang. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif serta ditampilkan dalam bentuk table. Hasil eksplorasi diperoleh padi lokal sebanyak 31 nomor, yang terdiri dari 27 nomor padi gogo/ladang dan 4 nomor padi sawah, serta diperoleh 4 jenis padi fungsional yang terdiri dari 2 jenis ketan hitam dan 2 jenis ketan merah
- ItemKerebahan Pada Beberapa Aksesi Padi Koleksi Bank Gen BB-Biogen(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), 2017) Hidayatun, Nurul; Yunani, Nani; Nurmalita Andarini, Yusi; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)Kerebahan dapat mengakibatkan kerugian akibat menurunnya kualitas dan kantitas biji padi yang dihasilkan. Untuk mengurangi dampak kerugian akibat kerebahan maka diperlukan varietas yang tahan rebah untuk produksi padi, terutama pada pertanaman yang menggunakan sistem tebar langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati tingkat kerebahan beberapa varietas padi koleksi Bank Gen BB Biogen. Sebanyak 133 nomor aksesi padi koleksi Bank Gen BB-Biogen ditanam di lahan sawah irigasi Kebun Percobaan BB-Padi di Sukamandi. Plasma nutfah padi ditanam dalam plot berukuran 1 x 5 m tanpa ulangan. Pemeliharaan tanaman dilakukan sesuai rekomendasi budidaya padi setempat. Pengamatan dilakukan terhadap karakter kerebahan tanaman dan karakter lain yang diduga terkait dengan kerebahan tanaman, yaitu karakter tinggi tanaman, jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, habitus/sudut batang, diameter ruas batang, cabang malai sekunder, keluarnya malai, bobot gabah, gabah isi per malai, dan fertilitas gabah. Karakter-karakter tersebut diperkirakan secara bersama-sama mempengaruhi kerebahan padi.
- ItemSumbangan Varietas Lokal Sebagai Tetua Tahan Penyakit Blas (Pyricularia Grisea Sacc.) (Donation of Local Varieties As Blas-Resistant Parent (Pyricularia Grisea Sacc.)(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2018-12-01) Nasution, Anggiani; Santoso; Rahmini; Yunani, NaniAbstrak Plasma nutfah merupakan aset nasional yang perlu dilestarikan karena merupakan bahan pokok pemuliaan tanaman. Untuk mendukung program pemuliaan tanaman dalam menciptakan varietas padi unggul diperlukan sumber gen yang tahan terhadap organisme pengganggu tanaman dan toleran terhadap cekaman lingkungan serta mempunyai potensi hasil tinggi dengan mutu baik. Untuk itu diperlukan plasma nutfah dengan keragaman genetik yang luas (Silitonga, 1988). Penggunaan varietas lokal dalam program pemuliaan telah sering dianjurkan, dengan tujuan untuk memperluas latar belakang genetik varietas unggul yang akan dihasilkan (Cooperet al. 2001, Spoor and Simmonds 2001, Berthaud et al. 2001). Penggunaan gen-gen tahan terhadap berbagai cekaman yang dimiliki varietas lokal dalam pemuliaan tanaman dapat meningkatkan keunggulan varietas unggul yang akan dihasilkan. Nafisah et al. (2007) Penyakit blas yang disebabkan Pyricularia grisea merupakan penyakit penting pada tanaman padi di Indonesia terutama pada padi gogo di lahan kering. Akhir-akhir ini penyakit blas dilaporkan banyak ditemukan pada padi sawah irigasi, Sejumlah varietas unggul yang ditargetkan untuk mengendalikan penyakit blas di suatu lingkungan hanya dapat berkembang selama dua sampai tiga musim saja (Amir et al. 2000), oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah mencari tetua tetua baru dari varietas lokal yang tahan terhadap penyakit blas. Adapun hasil dari percobaan ini 100 varietas lokal yang diuji dengan 4 ras blas ternyata ada 25 varietas yang tahan terhadap 1 ras blas, 58 varietas tahan terhadap 2 ras blas dan 4 varietas tahan 3 ras blas yaitu Talun Bagang, Umbang Buluh Pulang Pisang, Padi Pandan dan Si Bujang Banu. Abstract Germplasm is a national asset that needs to be preserved because it is a staple plant breeding ingredient. To support the plant breeding program in creating resistant rice varieties, gene sources that are resistant to plant diseases and tolerant to environmental stress and have high yield potential with good quality. Therefore, germplasm is required with wide genetic diversity .The use of local varieties in breeding programs has often been advocated, with of extending the genetic background of the improved varieties that are produced . The use of resistant genes against the various stresses of local varieties in plant breeding may enhance the improvity of improved varieties to be generated. Blast disease caused by Pyricularia grisea is an important disease in rice plants in Indonesia, especially in upland rice in upland. In recent years, blast disease has been widely reported in irrigated rice fields. A number of improved varieties targeted to control blast disease in an environment can develop for two to three seasons ,therefore of this research is to seek out new parent from local varieties that is resistant to blast disease. As for the results of this experiment, 100 local varieties tested with 4 races of blast were 25 varieties resistant to 1 race blast, 58 varieties resistant to 2 races blast and 4 varieties resistant 3 races blast ie: Talun Bagang, Umbang Buluh Panan Banana, Pandan and The Bujang Banu.