Browsing by Author "Yulianto"
Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
- ItemBest Practices of Yess Programme(Pertanian Press, 2023) Sulaiman, Ageng Hasanah; Permanasari, Merry Nancylia; kuncoro, Moch Alfino Ridho; Yulianto; Nattasya, Gesha Yuliana; Pratikno, Herman Ekopembangunan pertanian ke depan berada di tangan petani muda. Karena itu, regenerasi petani menjadi sebuah kebutuhan yang mendesak. Keberadaan program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) hasil kerja sama Kementerian Pertanian dengan International Fund For Agricultural Development (IFAD) bertujuan memberikan kesempatan bagi kaum muda dalam memperoleh penghidupan di sektor pertanian, baik sebagai pekerja maupun pengusaha. Selain sebagai upaya regenerasi sektor pertanian, kegiatan yang ada dalam Program YESS juga menjadi upaya transformasi sektor menuju sektor pertanian yang modern dengan kaum muda sebagai key driver transformasi. Untuk itu, kegiatan Program YESS ditujukan untuk mem perkuat kesiapan pemuda dalam memasuki dunia kerja di sektor per tanian melalui peningkatan kapasitas dan fasilitas sekolah vokasi pertanian juga program pemagangan ber sertifikat.
- ItemKawasan Rumah Pangan Lestari Pekarangan untuk Diversifikasi Pangan(BPTP Jawa Tengah/IAARD Press, 2014) Hermawan, Agus; Sudaryanto, Bambang; Pramono, Joko; Yulianto; Ambarsari, Indrie; BPTP JatengSebagai bagian dari upaya diseminasi teknologi, kami menyambut baik penerbitan buku “Kawasan Rumah Pangan Lestari: Pekarangan untuk Diversifikasi Pangan” yang disusun oleh para peneliti dan penyuluh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah. Berdasarkan pengamatan kami, kinerja kegiatan m-KRPL di Jawa Tengah cukup baik sehingga menjadi rujukan baik bagi para pemangku kepentingan di Jawa Tengah maupun para pelaksana kegiatan m-KRPL/KRPL di provinsi lain.
- ItemPengendalian Penyakit Blas Secara Terpadu pada Tanaman Padi(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 2017-06-25) YuliantoPenyakit blas yang disebabkan oleh jamur Pyricularia oryzae Cav. tidak hanya merusak tanaman padi di lahan kering, tetapi juga di lahan tadah hujan dan lahan irigasi. Kerugian hasil yang diakibatkannya bergantung pada intensitas penyakit blas di pertanaman. Pada intensitas yang tinggi, kehilangan hasil akibat penyakit blas mencapi 90% atau lebih. Gejala penyakit blas sering ditemukan pada daun dan leher malai padi. Penyakit blas leher malai lebih merugikan daripada blas daun. Jamur P. oryzae memiliki ras yang banyak dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, sehingga mudah mengalami perubahan genetik melalui mutasi dan membentuk ras baru yang lebih ganas daripada ras sebelumnya. Ketahanan varietas padi mudah patah dan bervariasi, bergantung pada lokasi dan waktu tanam. Penyakit blas pada tanaman padi di dataran tinggi termasuk langka dan jika ditemukan intensitasnya pun rendah. Sebaliknya, penyakit blas lebih mudah ditemukan pada dataran rendah dan seringkali dengan intensitas yang tinggi. Patogen blas dapat bertahan pada gulma di sekitar lahan tanaman padi dan sisa jerami atau turiang sebagai sumber infeksi. Pengendalian penyakit blas tidak cukup efektif jika hanya menggunakan satu komponen. Memadukan beberapa komponen pengendalian merupakan metode pengendalian yang efektif. Sanitasi sisa tanaman sakit dan gulma inang alternatif, penanaman varietas tahan, menghindari penggunaan pupuk N berlebihan, pengaturan jarak tanam yang tidak rapat, pengaturan irigasi, pergiliran varietas atau tanaman, dan penggunaan fungisida yang tepat efektif mengendalikan penyakit blas.