Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Tike Sartika"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    Strategi Pemuliaan Sebagai Alternatif Peningkatan Produktivitas Kelinci Pedaging
    (Balai Penelitian Ternak, 2005) Tike Sartika
    Dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia, kebutuhan protein hewani pun akan semakin meningkat pula. Oleh karena itu, diperlukan diversifikasi penyediaan sumber protein hewani selain dari ternak besar maupun unggas. Apalagi saat ini masyarakat panik dengan adanya wabah flu burung, sehingga mengurangi untuk mengkonsumsi daging unggas. Kelinci merupakan ternak alternatif yang mempunyai peluang sebagai penyedia sumber protein hewani yang sehat dan berkualitas tinggi. Namun demikian untuk meningkatkan penyediaan daging kelinci diperlukan perbaikan mutu genetiknya. Dalam makalah ini dikemukakan konsep untuk meningkatkan produktivitas kelinci khususnya kelinci pedaging, dengan melakukan kawin silang (Cross breeding) antara kelinci pejantan unggul yang mempunyai pertumbuhan cepat dan bobot potong yang tinggi dalam waktu relatif singkat sebagai terminal sire breed dengan induk-induk kelinci hasil crossbred (F1). Seleksi sederhana juga dilakukan terhadap masing-masing breed (Straight bred) pada kelinci lokal dan kelinci pedaging yang telah didatangkan di Indonesia seperti kelinci New Zealand White, Flemish Giant dan Californian yang akan disilangkan untuk menghasilkan calon induk (F1). Dari hasil silangan tersebut, induk kelinci crossbred F1 dikawinkan dengan pejantan unggul untuk menghasilkan kelinci potong F2 Hybrid umur 10 minggu yang siap dipasarkan

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback