Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Susana I.W. Rokhmani"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    Peningkatan Nilai Gizi Bahan Pakan Dari Limbah Pertanian Melalui Fermentasi
    (Balai Penelitian Ternak, 2005) Susana I.W. Rokhmani
    Pakan merupakan komponen penting di dalam industri peternakan. Bahan-bahan pakan konvensional (jagung, kedelai dan tepung ikan) masih diimpor oleh Indonesia untuk memenuhi kebutuhan industri peternakan. Sebagai negara agraris, Indonesia menghasilkan produk pertanian dan perkebunan beserta dengan limbahnya. Limbah pertanian dan perkebunan dapat tersedia sepanjang tahun dan pada umumnya berkualitas rendah dari segi kandungan protein tetapi kandungan serat tinggi. Bila tidak ditangani dengan baik, limbah pertanian dan perkebunan akan menjadi masalah dalam hal lingkungan hidup. Limbah pertanian dan perkebunan seperti dedak, onggok, ampas tahu, kelapa sawit (tandan kosong dan bungkil inti sawit) juga coklat dapat ditingkatkan kualitasnya melalui fermentasi. Fermentasi dengan menggunakan mikroba seperti Aspergillus niger, Rhizopus sp., Trichoderma sp dan lain-lain sudah banyak dieksploitasi. Dengan proses ini, kandungan protein pada limbah pertanian akan meningkat. Penggunaan onggok fermentasi (OF) pada ransum kelinci sudah dicobakan. Pemberian OF 10% dan OF 20% yang mencapai bobot badan berturut-turut 1951 g dan 1900 g pada minggu ke 12, dibanding kontrol, 1468 g. Selain meningkatkan kinerja ternak, pemberian produk fermentasi pada susunan ransum dapat mengurangi penggunaan jagung dan atau kedelai sehingga akan lebih ekonomis.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback