Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Supriadi"

Now showing 1 - 14 of 14
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Bahan pakan dan kandungan gizinya
    (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta, 2014) Supriadi; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta
  • No Thumbnail Available
    Item
    BERTAFAKUR TENTANG KEJADIAN-KEJADIAN DI SEKITAR KITA : Warta balittro No. 54 Tahun 2009
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2009-06-01) Supriadi
    Rosulullah SAW mengingatkan kita, bahwa "tafakur sesaat itu lebih baik dari ibadah satu tahun". Oleh karena itu, maka seyogyanya setiap orang mempunyai waktuwaktu khusus untuk bertafakur. Waktu yang terbaik untuk bertafakur adalah pada keadaan yang hening, umumnya di malam hari. Salah satu hal yang harus menjadi bahan tafakur adalah mengapa kemajuan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan seperti yang dirasakan sekarang ini, ternyata tidak lebih mendekatkan kita kepada Allah SWT, malahan sebaliknya yaitu semakin menjauhkan sebagian besar kita dari nilainilai akhlak yang dibahwa oleh Rosulullah SAW. Buktinya adalah hampir semua jenis kejahatan yang dilakukan oleh kaum-kaum terdahulu dapat kita saksikan seharihari, dengan intensitas yang semakin menjadi-jadi. Misalnya:. A.Perbuatan homo kaum Luth sudah meraja lela. Kecenderungan ke arah perilaku kaum homo secara sengaja semakin ditunjukkan dengan alasan hak asasi manusia. B. Perbuatan kaum A'd (umat Nabi Hud AS) yang mendurhakai Allah dan Rasul Nya dan menuruti perintah penguasa yang lalim, sudah menjadi kecenderungan karena disukai oleh hawa nafsu sebagian besar manusia. C. Perbuatan kaum Syu'ab yang dzolim, yaitu mengurangi takaran dan timbangan dalam berjual beli, ternyata semakin Warta BALITTRO No. 54 Th. 2009 31 menjadi trend sebagian besar pedagang dan pengusaha karena prinsipnya semata-mata untuk mendapatkan untung sebesar-besarnya. d. Dan jangan dikira, kalaupun kita membenci kaum Yahudi, tetapi kenyataannya sebagian dari kita mengikuti perilaku mereka, baik secara terangterangan maupun tersembunyi, yaitu mendustakan berbagai nikmat yang diberikan Allah, sombong, dan tidak menuruti perintah Rosolullah saw.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Bunga Rampai Jahe (Zingiber officinale Rosc.) : Status Teknologi Hasil Penelitian Jahe
    (Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, 2011) Supriadi; Yusron, M.; Wahyuno, Dono
    Sebagai tanaman yang paling banyak dibutuhkan pasar dibanding tanaman obat lainnya, topik yang berkaitan dengan pengembangan hingga pemanfaatan jahe (Zingiber officinale Rosc) menjadi salah satu bahan yang sering ditanyakan oleh masyarakat. Balittro yang mempunyai mandat melakukan penelitian khususnya yang terkait dengan aspek budidaya hingga pengembangan produk primer merasa perlu untuk merangkum perkembangan penelitian yang terkait dengan tanaman jahe. Bunga rampai ini merupakan usaha untuk mengumpulkan informasi khususnya terkait dengan aspek budidaya jahe yang telah dilakukan hingga saat ini. Informasi yang ada tidak hanya didasarkan pada hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Balitttro, tetapi juga oleh instansi lainnya dan juga penelitian yang telah dilakukan di luar Indonesia. Buku berupa bunga rampai jahe ini diharapkan dapat memberi gambaran mengenai permasalahan pada pengembangan jahe baik di hulu maupun di hilir dan peneitian-penelitian yang sudah dan sedang dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang ada, sehingga buku yang tidak dikomersialkan ini dapat memberi informasi yang lengkap bagi semua yang tertarik dalam pengembangan tanaman jahe.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Jahe (Zingiber officinale Rosc.)
    (Balittro, 2011-08) Supriadi; Balittro
  • No Thumbnail Available
    Item
    JENIS-JENIS GULMA YANG BERPERAN SEBAGAI INANG ALTERNATIF JAMUR Sclerotium sp. ASAL TANAMAN SAMBILOTO
    (BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK, 2007-09-06) Hartati, Sri Yuni; Supriadi; Karyani, Nuni
    Jamur Sclerotium sp. sering menyebabkan busuk pada bagian pangkal batang yang selanjutnya dapat menyebabkan kematian pada tanaman yang diinfeksi. Jamur tersebut merupakan patogen tular tanah yang sangat sulit dikendalikan, karena kemampuannya bertahan lama di dalam tanah dan kisaran inangnya yang sangat luas termasuk tanaman sambiloto dan gulma. Serangan Sclerotium sp. pada sambiloto dilaporkan telah mencapai 10% dari seluruh populasi tanaman yang dibudidayakan di Instalasi Penelitian milik Balittro di Cicurug, Sukabumi. Beberapa jenis gulma juga berpotensi sebagai inang alternatif dari jamur Sclerotium sp. Oleh karena itu salah satu usaha untuk mengendalikan Sclerotium sp. pada tanaman sambiloto adalah dengan mengendalikan gulma yang tumbuh disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui patogenisitas isolat Sclerotium sp. asal sambiloto terhadap beberapa jenis gulma. Penelitian dilakukan pada tahun 2005 di rumah kaca Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, Bogor. Uji patogenisitas telah dilakukan terhadap 10 jenis gulma yaitu Ageratum sp., Asystasia gangetica, Borreria leavis, Cassia alata, Cleome spinosa L., Euphorbia hirta L., Imperata cylindrica L. Oxalis sevium L., Phylanthus niruri, dan Spigelia cnthelmia. Gulma yang diuji ditanam pada tanah steril dalam kantong plastik hitam. Sebanyak 10 butir sklerotia jamur Sclerotium sp. diinokulasikan disekitar pangkal batang dari gulma yang diuji. Penelitian dirancang secara acak lengkap dengan 10 ulangan (tanaman). Pengamatan gejala penyakit dilakukan setiap minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 dari 10 jenis gulma yang diuji yaitu (Ageratum sp., Asystasia gangetica, Borreria leavis, Cleome spinosa L., Euphobia hirta, Oxalis sevium L., Phylanthus niruri, dan Spigelia anthelmia) menunjukkan gejala sakit dan mati setelah diinokulasi dengan Sclerotium sp. Sedangkan dua jenis gulma lainnya (Cassia alata dan Imperata cylindrica L.) tidak menunjukkan gejala sakit. Hasil ini mengindikasikan bahwa kedelapan jenis gulma yang menunjukkan gejala sakit tersebut merupakan inang dari Sclerotium sp. asal tanaman sambiloto. Gulma tersebut perlu dikendalikan untuk mengurangi sumber inokulum dan populasi jamur Sclerotium sp. tersebut di dalam tanah.
  • No Thumbnail Available
    Item
    KARAKTERISTIK KANDUNGAN KIMIA DAN MANFAAT PALA (Myristica fragrans Houtt) : Warta balittro Vol. 38 No. 75 Tahun 2021
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2021-12-01) Wijaya, Rusbianto; Supriadi
    Dala digunakan oleh manusia untuk berbagai keperluan, seperti bumbu masak, makanan/ minuman, pengobatan, aroma terapi, dan antimikroba. Kandungan utama di dalam buah dan biji pala adalah minyak atsiri, lignan, asam amino bebas, peptida, asam lemak bebas dan gliserida, vitamin, ester atsiri, dan asam lemak, serta protein, karbohidrat, serat, dan mineral. Pala juga memiliki efek negatif seperti efek psikotropika, sehingga penggunaannya akan lebih dibatasi, terutama di negara yang memiliki regulasi ketat tentang psikotropika. Oleh karena itu, pemanfaatan pala dalam kehidupan harus lebih bijak untuk kemaslahatan dan keuntungan manusia, selain pala memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Keamanan Biopestisida: Kunci Sukses Komersialisasi
    (IAARD Press, 2022-11-02) Supriadi; Rohimatun; Miftakhurohmah; Balitbangtan
  • No Thumbnail Available
    Item
    Monograf Jahe
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 1997) D. sitepu; Sudiarti; Nurliani Bermawie; Supriadi; Deciyanto Soetopo
    Jahe (Zingiber Officinale Rosc.), satu dari sejumlah temu-temuan dari suku Zingiberaceae, menempati posisi yang sangat penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia, karena perannya dalam berbagai aspek: kegunaan, perdagangan, kehidupan, adat kebiasaan, kepercayaan dalam masyarakat bangsa Indonesia yang sifatnya majemuk dan terpencar-pencar diseluruh nusantara ini. jahe juga termasuk komoditas yang sudah sejak ribuan tahun digunakan sebagai bagian dari ramuan rempah-rempah yang diperdagangkan secara luas di Dunia ini. walaupun tidak terlalu menyolok, penggunaan komoditas jahe berkembang dari waktu ke waktu, baik itu mengenai jumlah, Variasi, kegunaan maupun mengenai nilai ekonominya.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Penyakit Layu Bakteri (Ralstonia solanacearum): Dampak, Bioekologi dan Peranan Teknologi Pengendaliannya
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2009-12-23) Supriadi
    Obat tradisional telah dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia selama ribuan tahun menggunakan tanaman obat yang tumbuh secara alamiah dengan meminimalkan praktek-praktek manipulasi kesuburan dan perlindungan tanaman (Winarto, 2002). Industri obat tradisional Indonesia mengalami peningkatan 6 kali lipat dari 165 buah pada tahun 1981 menjadi 1.023 pada tahun 2003, dan pangsa pasar obat tradisional pada tahun 2010 diperkirakan mencapai Rp 7,2 triliun (Syakir, 2007). Salah satu kendala dalam budidaya tanaman adalah penyakit layu bakteri yang disebabkan oleh Ralstonia solanacearum (sebelumnya bernama Pseudomonas solanacearum). Penyakit ini sudah ada di Indonesia sejak 100 tahun lalu menyerang berbagai tanaman, seperti tembakau di Deli, Sumatera Utara tahun 1897 (Honing 1910 dalam Semangun, 1988), kentang di Dataran Tinggi Karo tahun 1912 (van Hall dalam Semangun, 1991), kacang tanah tahun 1927 (Semangun, 1991), dan pisang di Kepulauan Salayar Sulawesi Selatan tahun 1921 (Gaumann, 1921).
  • No Thumbnail Available
    Item
    Penyusunan ransum dan pola pemberiannya
    (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta, 2014) Supriadi; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    POTENSI KETERSEDIAAN HIJAUAN PAKAN LIMBAH TANAMAN JAGUNG MANIS DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU .
    (BB Pengkajian Teknologi Pertanian, 2016-05-31) Supriadi; Izhar, Luthfi; Safitri, Oktariani Indri; BPTP Jambi
    Keberhasilan pengembangan pertanian tergantung kepada keberhasilan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam yang dimiliki. Potensi sumber ketersediaan hijuan pakan berdasarkan sumber daya lahan kemungkinan berbeda di setiap daerah, perbedaan ini penting sekali untuk diketahui karena akan menentukan model pengembangan usaha peternakan. Pengkajian ini bertujuan mengetahui potensi ketersedian hijauan pakan dari limbah tanaman jagung manis, dari batangnya maupun dari kulit tongkol jagung (klobot). Pengkajian ini dilakukan di Kabupaten Bintan, Kecamatan kawal, Kelurahan Malang Rapat, Provinsi Kepri, sebagai daerah sentra tanaman sayur khususnya tanaman jagung manis dari Bulan Juli sampai Agustus 2014. Metode pendekatan yang dilakukan adalah pengukuran sampel dilapangan sebanyak 10 titik dengan parameter tinggi tanaman, berat tanaman, berat tongkol jagung, berat kulit jagung dan luasan lahan yang ditanam. Hasil pengkajian menunjukan bahwa rata-rata tinggi tanaman jagung manis adalah 177,35 cm, berat basah hijauan makanan ternak (HMT) yang terdiri dari batang tanaman dan kulit tongkol jagung (klobot) adalah sebanyak 20.026,7 kg/ha/musim, kapasitas unit ternak (UT) yang dapat ditampung berdasarkan produksi basah HMT satu kali musim tanam adalah sebanyak 1,5 ekor/ha/th, dalam 1 tahun dapat menanam 3 kali. Berdasarkan analisis sederhana (output – input) usaha penanaman jagung manis dalam 1 hektar dapat mendatangkan keuntungan sebanyak Rp.48.431.500,- dengan R/C 4,4 dalam satu kali tanam.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Strategies and Technologies for the Utilization and Improvement of Rice
    (IAARD Press, 2020-12-01) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian; Lestari, Puji; Mulya, Karden; Utami, Dwinita Wikan; Satyawan, Dani; Supriadi; Mastur; Balitbangtan
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    A to Z Karya Tulis Ilmiah Dalam Jurnal
    (IAARD Press, 2021) Supriadi; Pribadi, Ekwasita Rini; Bursatriannyo; Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
    Badan Litbang Pertanian memiliki 1656 peneliti dan 32 perekayasa yang salah satu fungsinya adalah menghasilkan karya tulis ilmiah. Di samping itu, Badan Litbang Pertanian, juga memiliki 21 jurnal nasional terakreditasi. Kiat-kiat kunci sukses untuk menghasilkan karya tulis bermutu, yaitu data, cara penulisan, dan bahasa, diuraikan secara jelas dalam Buku A to Z Karya Tulis Ilmiah Dalam Jurnal sehingga mudah dipraktekkan oleh calon-calon penulis naskah untuk jurnal ilmiah.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Uji Aktivitas Anti Bakteri dari Ekstrak Gambir (Uncaria gambir Roxb.)
    (BPTP Jambi, 2006) Yanti, Linda; Winarti, Christina; Supriadi; Hairiah, Ani; BPTP Jambi
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas anti bakteri dari ekstrak gambir serta fraksinya. Ekstrak yang digunakan ada empat jenis yaitu :1) Ekstrak air panas, 20 ekstrak heksan-air panas, 3) ekstrak etanol dan air (dengan perbandingan 8:2) dan 4) ekstrak heksan-etanol dan air (dengan perbandingan 8:2)

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback