Browsing by Author "Sulastri Putri Imani"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemRESPON PERTUMBUHAN SCION KAKTUS YANG BERBEDA TERHADAP GRAFTING PADA ROOTSTOCK YANG SAMA DI BALAI BESAR PELATIHAN PERTANIAN (BBPP) LEMBANG(2025-09-30) Sulastri Putri ImaniProgram Magang Kerja Praktik Mandiri merupakan program yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek untuk memberikan mahasiswa kesempatan mempelajari kompetensi baru melalui berbagai kegiatan pembelajaran. Program tersebut dirancang agar mahasiswa memiliki kesempatan magang di perusahaan atau institusi, meningkatkan keterampilan profesional, serta memberikan pengalaman nyata tentang dunia kerja. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang merupakan unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Pertanian yang berada di bawah koordinasi Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP). BBPP Lembang memiliki berbagai sarana praktik di inkubator usaha tani (IUT) yang terbagi ke dalam beberapa divisi, salah satunya Divisi Tanaman Hias. Divisi ini memiliki screen house tanaman hias yang berisi tanaman sukulen, kaktus, dan anggrek. Screen house tersebut dirancang khusus untuk kegiatan perbanyakan dan pemeliharaan berbagai tanaman hias. Berdasarkan hal tersebut, lingkup pekerjaan di Screen house Tanaman Hias BBPP Lembang meliputi kegiatan perbanyakan kaktus melalui teknik grafting serta budidaya tanaman hias yang meliputi penyiraman, pemupukan, penyiangan gulma, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), dan repotting. Salah satu fokus utama dalam proyek khusus yang dilakukan selama kegiatan magang adalah grafting kaktus. Kaktus dapat diperbanyak dengan cara grafting, stek, dan biji. Beberapa spesies kaktus tergolong langka dan memiliki pertumbuhan yang lambat, sehingga grafting merupakan cara yang tepat untuk memperbanyak tanaman kaktus lebih cepat. Keterbatasan pertumbuhan yang lambat tersebut menjadi alasan digunakannya perbanyakan vegetatif. Topik kegiatan dalam pelaksanaan magang ini adalah respon pertumbuhan scion kaktus yang berbeda terhadap grafting pada rootstock yang sama. Hasil menunjukkan bahwa seluruh jenis scion memiliki persentase hidup 100%, dengan pertambahan diameter terbesar terdapat pada jenis scion Copiapoa hypogaea. Namun, hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antarjenis scion.