Browsing by Author "Subagus Wahvuonoa, Noer Khasanah0, Anthony S. Purnomob, Elisabeth KurniawatiC, Reny KusumastutiC"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemKUNIR PUTIH (CURCUMA MANGGA val. et zyp.): AKTIVITAS ANTIJAMUR (CANDIDA ALBICANS) DAN TOKSISITAS AKUTNYA PADA TIKUS PUTIH 'ANTAN(aFakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta bPT Konimex Pharmaceutical Laboratories, Sanggrahan, Sukohardjo CFakultas Farmasi, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, 2002-03-28) Subagus Wahvuonoa, Noer Khasanah0, Anthony S. Purnomob, Elisabeth KurniawatiC, Reny KusumastutiCKunir putih (Curcuma mangga Val. et Zyp., fam. Zingiberaceae) telah dimanfaatkan secara luas Oleh masyarakat sebagai obat alternatif antikanker. Laporan ilmiah yang menunjang terhadap penggunaan sebagai obat belum banyak dilaporkan. Oleh karena itu perlu segera dilakukan penelitian aktivitas C mangga dan dilakukan uji toksisitas akutnya untuk melihat tingkat keamanannya. Minyak atsiri C mangga menghambat pertumbuhan Candida albicans (KHM, 10 gl/ml; KBM, 20 ul/ml), dan 4 komponen utama minyak atsiri teridentifikasi sebagai geranil alkohol ß-mirsena (19,740/0), bisiklo 3.1.1-heptan-3-01 dan a- pinena (1.71%). Uji toksisitas akut perasan C. mangga pada tikus putih jantan menunjukkan harga LDso g/kg BB (LDso min.= 14,37; LDso maks.= 22,48 g/kg BB) sehingga potensi ketoksikan akutnya praktis tidak tQksik (5-15 g/kg BB) sampai relatif kuranq berbahava 15 g/kg BB). pemeriksaan histopatholcgi menunjukkan terjadinya kelainan pada semua organ (paru-paru, usus, hati, ginjal) kecuali limpa.