Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Sitti Fatimah Syahid, Cheppy Syukur, N. Nova Kristina, dan Joko Pitono"

Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    ADAPTASI DELAPAN NOMOR HARAPAN KUNYIT (Curcuma domestica Vahl.) TOLERAN NAUNGAN : Volume 23, Nomor 2, Desember 2012
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2013-12-01) Sitti Fatimah Syahid, Cheppy Syukur, N. Nova Kristina, dan Joko Pitono
    Budidaya kunyit di tingkat petani umumnya dilakukan di bawah naungan sehingga diperlukan varietas unggul kunyit toleran naungan. Penelitian bertujuan menganalisis daya adaptasi berdasarkan stabilitas hasil dan mutu simplisia nomor-nomor harapan kunyit di bawah naungan pada kondisi agroekologi yang berbeda.Uji adaptasi untuk pelepasan warietas unggul kunyit toleran naungan dilakukan di tiga lokasi pengembangan kunyit yaitu Bringin, 464 m dpl (Kabupaten Semarang), Nogosari, 425 m dpl (Boyolali), dan Simo, 484 m dpl (Boyolali). Pengujian dilakukan sejak 2008 sampai 2010 di bawah tegakan jati milik petani. Bahan tanaman yang digunakan adalah delapan nomor harapan kunyit toleran naungan buatan (paranet) yang terpilih dari 70 nomor koleksi di bawah naungan paranet tahun 2007/2008 di Cicurug, Sukabumi (Jawa Barat) dan satu nomor lokal sebagai pembanding. Percobaan disusun dalam rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan. Setiap plot terdiri dari 48 tanaman. Parameter yang diamati adalah komponen pertumbuhan pada umur lima bulan, produksi rimpang, dan kandungan bahan aktif umur sembilan bulan. Hasil analisis gabungan menunjukkan tidak ada interaksi antara genotip yang diuji dengan lingkungan tumbuh terhadap produksi rimpang dan kandungan kurkumin. Namun, genotip yang diuji nyata berpengaruh terhadap kandungan kurkumin. Nomor harapan Cudo 04, dengan produksi rata rata 7,4 ton ha², memiliki keunggulan kandungan kurkumin (7,05%) paling tinggi dibandingkan nomor lainnya, dengan kadar minyak atsiri (4,77%) di atas SNI dan toleran terhadap bercak daun. Nomor harapan Cudo 04 stabil di ketiga lokasi pengujian dan beradaptasi luas sehingga sesuai untuk dikembangkan pada kondisi di bawah naungan dan memenuhi standar nasional industri obat untuk produksi bahan aktif kurkumin.
  • No Thumbnail Available
    Item
    ADAPTASI DELAPAN NOMOR HARAPAN KUNYIT (Curcuma domestica Vahl.) TOLERAN NAUNGAN : Volume 23, Nomor 2, Desember 2012
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2012-12-01) Sitti Fatimah Syahid, Cheppy Syukur, N. Nova Kristina, dan Joko Pitono
    Budidaya kunyit di tingkat petani umumnya dilakukan di bawah naungan sehingga diperlukan varietas unggul kunyit toleran naungan. Penelitian bertujuan menganalisis daya adaptasi berdasarkan stabilitas hasil dan mutu simplisia nomor-nomor harapan kunyit di bawah naungan pada kondisi agroekologi yang berbeda.Uji adaptasi untuk pelepasan varietas unggul kunyit toleran naungan dilakukan di tiga lokasi pengembangan kunyit yaitu Bringin, 464 m dpl (Kabupaten Semarang), Nogosari, 425 m dpl (Boyolali), dan Simo, 484 m dpl (Boyolali). Pengujian dilakukan sejak 2008 sampai 2010 di bawah tegakan jati milik petani. Bahan tanaman yang digunakan adalah delapan nomor harapan kunyit toleran naungan buatan (paranet) yang terpilih dari 70 nomor koleksi di bawah naungan paranet tahun 2007/2008 di Cicurug, Sukabumi (Jawa Barat) dan satu nomor lokal sebagai pembanding. Percobaan disusun dalam rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan. Setiap plot terdiri dari 48 tanaman. Parameter yang diamati adalah komponen pertumbuhan pada umur lima bulan, produksi rimpang, dan kandungan bahan aktif umur sembilan bulan. Hasil analisis gabungan menunjukkan tidak ada interaksi antara genotip yang diuji dengan lingkungan tumbuh terhadap produksi rimpang dan kandungan kurkumin. Namun, genotip yang diuji nyata berpengaruh terhadap kandungan kurkumin. Nomor harapan Cudo 04, dengan produksi rata rata 7,4 ton ha, memiliki keunggulan kandungan kurkumin (7,05%) paling tinggi dibandingkan nomor lainnya, dengan kadar minyak atsiri (4,77%) di atas SNI dan toleran terhadap bercak daun. Nomor harapan Cudo 04 stabil di ketiga lokasi pengujian dan beradaptasi luas sehingga sesuai untuk dikembangkan pada kondisi di bawah naungan dan memenuhi standar nasional industri obat untuk produksi bahan aktif kurkumin. Kata kunci: Curcuma domestica, adaptasi, toleran naungan, kurkumin

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback